alexametrics

Bea Cukai Bakal Gunakan Intel untuk Tangkap Importir Nakal

loading...
Bea Cukai Bakal Gunakan Intel untuk Tangkap Importir Nakal
Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, Heru Pambudi. Foto/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, Heru Pambudi, mengatakan bakal menggunakan petugas intelijen untuk mengawasi dan memeriksa para importir yang melanggar ketentuan dari sisi kepabeanan, pajak, dan perdagangan.

Penggunaan intelijen karena maraknya pelaku impor yang mengakali dan melanggar ketentuan dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC). Pelanggaran ini membuat kebocoran produk impor di pusat logistik berikat (PLB) dan pelabuhan.

"Untuk melakukan pengawasan dan penindakan, kami akan lakukan kegiatan intelijen untuk memastikan tidak ada penyalahgunaan impor TPT untuk produsen yang bahan bakunya dijual di pasar," kata Heru di kantor pusat Ditjen Pajak, Jakarta, Senin (14/10/2019).



Heru mengungkapkan pelanggaran yang biasanya dilakukan oleh importir nakal yaitu mengaku atau pura-pura lupa terhadap syarat ketentuan importir. Beberapa perusahaan tersebut termasuk produsen justru menjual bahan bakunya ke pasar tanpa di produksi terlebih dahulu. Baca: Sri Mulyani Cabut Izin 341 Importir Nakal

"Padahal importir produsen diberikan izin impor harus untuk kebutuhan produksi," jelasnya.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak