alexametrics

Kekhawatiran Neraca Dagang Defisit Bikin Rupiah Terhimpit

loading...
Kekhawatiran Neraca Dagang Defisit Bikin Rupiah Terhimpit
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS diperkirakan melemah, dipengaruhi data neraca dagang yang akan diumumkan BPS Selasa (15/10/2019) siang ini. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Selasa pekan ini diperkirakan melemah, dipengaruhi rilis neraca dagang September 2019 yang bakal diumumkan Badan Pusat Statistik (BPS) siang ini.

Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra memproyeksikan mata uang Garuda bakal bergerak pada kisaran level Rp14.100 sampai dengan Rp14.190 per dolar AS.

"Dari dalam negeri, pasar menunggu data neraca perdagangan. Selain soal defisit, yang dikhawatirkan juga soal penurunan aktivitas ekspor dan impor. Data yang di bawah ekspektasi bila melemahkan rupiah," ujar Ariston di Jakarta, Selasa (15/10/2019).



Sedangkan dari sisi eksternal, kata dia, pasar kembali khawatir mengenai prospek negosiasi dagang AS dan China meskipun sudah tercapai kesepakatan parsial Jumat lalu. Pasalnya, kesepakatan tersebut butuh waktu satu bulan untuk dituangkan dalam perjanjian.

"Kesepakatan ini juga tidak menghapus tarif yang sudah dibebankan ke barang impor China. Friksi dagang antar keduanya dikhawatirkan berlanjut. Ini bisa melemahkan rupiah," jelasnya.
(ind)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak