alexametrics

IHSG Akhir Pekan Ditutup Menghijau Iringi Kejatuhan Bursa Asia

loading...
IHSG Akhir Pekan Ditutup Menghijau Iringi Kejatuhan Bursa Asia
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan, Jumat (18/10/2019) berakhir nyaman di zona hijau untuk melengkapi raihan positif dalam beberapa hari terakhir. Foto/Ilustrasi, SINDO Photo
A+ A-
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan, Jumat (18/10/2019) berakhir nyaman di zona hijau untuk melengkapi raihan positif dalam beberapa hari terakhir. Hingga akhir sesi, IHSG menguat 10,93 poin atau setara 0,18% ke level 6.191,95.

Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia sore ini tercatat sebesar Rp10,28 triliun dengan 16,47 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp338,61 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp3,54 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp3,20 triliun. Tercatat sebesar 225 saham menguat, 211 melemah dan 162 stagnan.

Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Pollux Properti Indonesia Tbk. (POLL) naik Rp450 menjadi Rp7.500, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR) bertambah Rp80 menjadi Rp1.795 dan PT Astra International Tbk. (ASII) melonjak Rp75 ke posisi Rp6.700.



Sementara saham-saham dengan pelemahan yakni PT Gudang Garam Tbk. (GGRM) turun Rp2.050 menjadi Rp52.050, PT Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk. (MREI) jatuh Rp310 menjadi Rp3.820 serta PT Prodia Widyahusada Tbk. (PRDA) merosot Rp100 menjadi Rp4.700.

Di sisi lain sebagian besar pasar saham Asia Pasifik menyusut pada perdagangan, Jumat setelah data ekonomi China memperlihatkan kinerja buruk atau lebih rendah dari perkiraan sebelumnya. Hal itu dipengaruhi oleh perang perdagangan yang berlarut-larut antara Amerika Serikat versus China.

Tercatat pasar saham daratan China anjlok setelah rilis mengecewakan gross domestic product, untuk membuat Komposit Shanghai anjlok 1,32% hingga ditutup pada level 2.938,14. Sedangkan Komposit Shenzhen turun 1,17% menjadi 1.616,72 dan komponen Shenzhen lebih rendah 1,16% di posisi 9.533,50.

Selanjutnya tren pelemahan juga menimpa indeks Hang Seng, Hong Kong dengan pelemahan minus 0,48% untuk menuju ke level 26.719,58. Hari sebelumnya saham pengembang properti di Hong Kong mencetak beberapa keuntungan, namun kini tertekan dengan saham New World Development turun 1,07%, Henderson Land jatuh 1,68% dan CK asset merosot 0,46%.

Sementara bursa utama Australia yakni ASX tergelincir 0,52% hingga sesi penutupan untuk menjadi 6.649,70. Big Four Banks mengupas sedikit kerugian, meski belum mampu bangkit dimana saham dari National Australia Bank tergelincir 0,35% serta diikuti saham Commonwealth Bank yang kehilangan 0,59%, ANZ meluncur 0,68% dan saham Westpac turun 0,83%.

Indeks Nikkei Jepang melawan tren pelemahan dengan mencetak penguatan 0,18% ke posisi 22.492,68 ketika indeks Kospi di Korea Selatan kehilangan 0,83% dan bertengger di level 2.060,69 hingga akhir sesi. Secara keseluruhan, indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,30%.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak