alexametrics

Bank Mantap Tawarkan Kupon Obligasi Berkisar 7,90%-8,35%

loading...
Bank Mantap Tawarkan Kupon Obligasi Berkisar 7,90%-8,35%
Bank Mantap terbitkan obligasi berkelanjutan sebesar Rp1 triliun. Foto/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) akan menerbitkan obligasi dalam skema Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) tahap I dengan target indikatif sebesar Rp1 triliun.

Obligasi yang merupakan bagian dari rencana PUB sebesar Rp4 triliun hingga tahun 2022 ini, menawarkan kupon yang berkisar 7,90%-8,35%.

Direktur Utama Bank Mantap, Josephus K. Triprakoso, mengatakan obligasi ini dibagi menjadi dua seri, yaitu Seri A dengan tenor 3 tahun dan memiliki tingkat kupon sebesar 7,90%-8,10%. Sedangkan Seri B tenor 5 tahun dengan tingkat kupon sebesar 8,10%-8,35% per tahun, serta kupon dibayarkan setiap kuartalan.



"Obligasi ini untuk ekspansi kredit kita. Juga sebagai upaya mendiversifikasi sekaligus memperbaiki struktur pendanaan bank dalam jangka panjang," kata Jos dalam paparan publik PUB Tahap I Bank Mandiri Taspen di Jakarta, Rabu (23/10/2019).

Selain itu, aksi korporasi ini merupakan inisiatif perseroan untuk mendukung kesinambungan bisnis ke depan serta mengantisipasi persaingan industri perbankan yang semakin ketat.

Menurut dia, perseroan mencari likuiditas di pasar modal karena mengingingkan pertumbuhan kredit yang ekspansif. Pada akhir September 2019, kredit yang sudah disalurkan mencapai Rp19,12 triliun.

Adapun komposisi kredit per September 2019 berasal dari dana pensiun sebesar 93% lalu ritel sebesar 2,8% dan mikro sebesar 4,3%. Hingga akhir tahun 2019, perseroan menargetkan dapat membidik angka penyaluran kredit sebesar Rp20,5 triliun.

Sementara itu, aset perseroan sudah di angka Rp25,1 triliun. Diharapkan hingga akhir tahun bisa mencapai Rp26,5 triliun.

"Sejak berdiri tahun 2015, kinerja Bank Mantap menunjukkan pertumbuhan signifikan dengan pertumbuhan laba sampai akhir tahun diharapkan bisa di atas Rp400 miliar. Sedangkan sampai kuartal III 2019 sudah mencapai Rp350 miliar," katanya.

Dari sisi rasio perbankan, kredit bermasalah atau Non Performing Loan (NPL) perseroan pada Juni 2019 di angka 0,66%. Sedangkan rasio permodalan atau Capital Adequacy Ratio (CAR) sebesar 21,5% per Juni 2019. "Sampai akhir tahun, mudah-mudahan CAR kita 17,4%," ungkap Jos.

SEVP Finance, Retail & Digital Banking Bank Mantap, Fajar Ari Setiawan, menambahkan dalam rangka penerbitan obligasi ini, perseroan telah memperoleh hasil rating atas obligasi oleh PT Fitch Rating Indonesia dengan peringkat AA.

Sedangkan perusahaan yang menjadi penjamin pelaksana emisi dan penjamin emisi obligasi adalah PT Mandiri Sekuritas, PT BCA Sekuritas, PT BNI Sekuritas dan PT Danareksa Sekuritas.

Adapun masa penawaran awal obligasi (book building) tahap I akan dilakukan pada 23 Oktober hingga 6 November 2019. Selanjutnya, distribusi obligasi secara elektronik direncanakan dilakukan tanggal 26 November 2019, dengan target pencatatan di Bursa Efek Indonesia pada 27 November 2019.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak