alexametrics

Angela Tanoesoedibjo Jadi Wamen, Saham MNCN dan BMTR Menguat

loading...
Angela Tanoesoedibjo Jadi Wamen, Saham MNCN dan BMTR Menguat
Angela Tanoesoedibjo menjadi wakil menteri, saham MNCN dan BMTR menguat. Foto/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Presiden Joko Widodo memanggil 12 calon wakil menteri (wamen) ke Istana. Para calon wamen ini memiliki latar belakang profesional dan dari partai politik. Baca: Angela Tanoesoedibjo Satu-satunya Wamen Perempuan dan Termuda

Salah satu yang menarik perhatian adalah Angela Tanoesoedibjo, putri sulung dari pengusaha Hary Tanoesoedibjo. Angela dari Partai Perindo, menjadi satu-satunya perempuan diantara 12 calon wamen. Angela juga dikenal sebagai profesional, yaitu direktur di MNC Media dan mewakili generasi milenial karena baru berusia 32 tahun.

Pemanggilan Angela sebagai wamen membuat saham PT Global Mediacom Tbk (BMTR) melesat. Pada perdagangan di Bursa Efek Indonesia, Jumat (25/10/2019), saham BMTR melesat 2,50% ke level Rp410 per saham. Volume perdagangan mencapai 37,17 juta saham dengan nilai Rp33,03 miliar.



Begitu pula dengan saham anak usahanya, PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) yang naik 1,12% menjadi Rp1.360 per saham. Data Stockbit mencatat volume perdagangan mencapai 21,39 juta saham dengan nilai Rp32,98 miliar.

Angela Tanoesoedibjo sendiri sudah berada di Istana Negara menemui Presiden Jokowi untuk mengisi posisi wamen di Kabinet Indonesia Maju. Baca: Putri Sulung HT, Angela Tanoesoedibjo Akan Dilantik Jadi Wamen

Selain Angela, ada nama Kartiko Wiriatmodjo, Budi Gunadi Sadikin, Wahyu Trenggono, Zainut Tauhid (PPP), Surya Chandra (PSI), John Wempi Watimpo (mantan Bupati Jayawijaya), Mahendra Siregar (Mantan Dubes Indonesia untuk AS) Alue Dohong (Pejabat Badan Restorasi Gambut) Budi Arie Setiadi (Ketua Umum Relawan Projo), Jerry Sambuaga (Golkar), dan Suahasil Nazara (Kepala Badan Kebijakan Fiskal).
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak