alexametrics

Wall Street Naik Saat S&P 500 Cetak Rekor Diterpa Angin Segar Perang Dagang

loading...
Wall Street Naik Saat S&P 500 Cetak Rekor Diterpa Angin Segar Perang Dagang
Wall Street berakhir menanjak naik setelah Washington memberikan angin segar terkait negosiasi dagang dengan China bahwa dalam waktu dekat dapat mencapai kesepakatan. Foto/Ilustrasi, Reuters
A+ A-
NEW YORK - Wall Street berakhir menanjak naik pada perdagangan, Jumat kemarin waktu setempat setelah Washington memberikan angin segar terkait negosiasi dagang dengan China bahwa dalam waktu dekat dapat mencapai kesepakatan. Ditambah laporan kuartal Intel Corp (INTC. O) menunjuk penguatan untuk jadi sentimen positif serta mengangkat indeks S&P 500 mencetak rekor tertinggi dalam tiga bulan.

Sepanjang sesi perdagangan, SPX memuncak di 3.027,39 yang melampaui rekor penutupan 3.025,86 pada tanggal 26 Juli, lalu. Saham AS naik lebih awal setelah kantor perwakilan perdagangan A.S. mengatakan bahwa pembicaraan tingkat Deputi akan berlanjut. Sedangkan Presiden Donald Trump mengungkapkan China ingin "membuat kesepakatan yang sangat buruk."

Dow Jones Industrial Average mencetak kenaikan mencapai 152,53 poin atau setara 0,57% ke posisi 26.958,06 sedangkan indeks S&P 500 memperoleh tambahan 12,26 poin, atau setara 0,41% untuk berada di 3.022,55. Selanjutnya komposit Nasdaq meningkat 57,32 poin yang setara 0,7% menjadi 8.243,12.



Wall Street telah menikmati minggu yang kuat, didorong oleh laporan pendapatan kuartal ketiga yang lebih baik daripada yang diharapkan. Indeks S&P 500 memposting perolehan persentase mingguan terbesarnya dalam tujuh pekan, sedangkan Nasdaq cetak peningkatan paling tinggi dalam delapan minggu.

Laporan triwulanan Intel menambah sentimen positif di akhir pekan. Saham produsen chipmaker itu melonjak hingga 8,1% untuk memperoleh penguatan harian terbesar secara persentase sejak Januari 2018. Penguatan saham Intel membantu mendorong indeks Philadelphia SE Semiconductor. SOX untuk mencetak rekor tinggi.

Di sisi lain saham Amazon.com Inc (AMZN. O) jatuh setelah raksasa e-commerce itu melaporkan pendapatan dan laba untuk kuartal di bawah perkiraan. Saham Amazon berakhir 1,1% lebih rendah, jauh dari sesi sebelumnya. Sementara sepanjang pekan ke empat Oktober 2019, indeks S&P 500 telah naik 1,2% dan Dow memperoleh tambahan 0,7% serta Nasdaq menanjak 1,9%.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak