alexametrics

Komitmen Rusia Potong Produksi Bikin Harga Minyak Dunia Stabil

loading...
Komitmen Rusia Potong Produksi Bikin Harga Minyak Dunia Stabil
Harga minyak mentah dunia pada awal perdagangan, Senin (28/10/2019) bergerak stabil usai mencetak penguatan besar pekan lalu. Foto/Ilustrasi
A+ A-
TOKYO - Harga minyak mentah dunia pada awal perdagangan, Senin (28/10/2019) bergerak stabil usai mencetak penguatan besar pekan lalu. Penegasan Rusia akan komitmen kesepakatan dengan OPEC terkait pemotongan produksi menjadi dukungan terhadap harga minyak mentah dunia.

Harga minyak mentah Brent seperti dilansir Reuters hari ini, menyusut tipis sebesar 1 sen untuk berada pada posisi USD62,01 per barel usai minggu lalu mencetak kenaikan lebih dari 4% dan menjadi kinerja mingguan terbaik sejak 20 September.

Sementara harga minyak berjangka AS yakni West Texas Intermediate (WTI) menyusut 4 sen ke level USD56,62 per barel, setelah meningkat melewati 5% minggu lalu, juga menjadi performa kenaikan mingguan terbesar sejak 20 September.



Kementerian energi Rusia pada Jumat, kemarin mengungkapkan bakal melanjutkan kerjasama yang telah berlangsung dengan Arab Saudi dan organisasi negara-negara pengekspor minyak dunia (OPEC) dan produsen minyak non-OPEC dalam meningkatkan stabilitas dan prediktabilitas pasar.

Pernyataan tersebut dilontarkan hanya selang sehari setelah CEO Rosneft Igor Sechin mengatakan, serangan drone pada September lalu pada aset kilang minyak Arab Saudi menimbulkan keraguan atas kehandalan para pemasok. Akibat serangan tersebut, untuk sementara memangkas output minyak dari kerajaan.

"Perusahaan minyak (Rusia) telah menjadi sangat sibuk sebagai upaya mencuri pasar minyak dari Saudi dan negara lainnya dalam beberapa tahun ke depan. Tapi Moskow belum mendapatkan banyak," ujar Kepala Strategi McKenna Makro Greg McKenna.

Sementara itu aliansi anggota OPEC dan raksasa minyak lainnya termasuk Rusia atau yang disebut OPEC +, telah menerapkan kesepakatan untuk mengurangi produksi minyak mencapai 1.200.000 BPD yang dilakukan sejak awal Januari lalu. Harapannya upaya mengurangi produksi bisa menduku harga minyak dalam pasar Internasional.

Pakta ini berjalan sampai 2020 Maret dan para produser dijadwalkan bakal bertemu kembali untuk meninjau kebijakan tersebut pada 5-6 Desember, mendatang. Harga minyak mentah juga mendapatkan dukungan dari kondisi terbaru perang dagang Amerika Serikat dan China yang diklaim segera mencapai kesepakatan phase I sebagai hasil pertemuan tingkat tinggi.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak