alexametrics

Cerita William Tanuwijaya Membangun Tokopedia, Penuh Kegagalan di Awal

loading...
Cerita William Tanuwijaya Membangun Tokopedia, Penuh Kegagalan di Awal
William Tanuwijaya menceritakan pengalamannya saat membangun raksasa e-commerce, Tokopedia. Memulai di usia sangat muda 26 tahun, William menemui banyak kegagalan. Foto/Dok
A+ A-
JAKARTA - William Tanuwijaya menceritakan pengalamannya saat membangun sebuah perusahaan startup, Tokopedia yang kini telah menjadi raksasa e-commerce. Ungkapnya pada dua tahun pertama, dirinya menemui banyak kegagalan mulai dari sulitnya mendapatkan modal hingga mencari pegawai.

"Saya memulai Tokopedia dengan kegagalan, dua tahun cari modal selalu gagal, berusaha membangun grup network juga gagal. Mencari pegawai pun gagal semua," ujar William dalam acara Festival Transformasi 2019 di Gedung Dhanapala Kemenkeu, Jakarta, Selasa (29/10/2019).

Akan tetapi terang dia, kegagalan itulah yang pada akhirnya membawa kesuksesan bagi Tokopedia hingga menjadi unicorn -startup dengan nilai valuasi mencapai USD1 miliar- saat ini. Ide mendirikan Tokopedia bermula di 2007, bersama dengan dengan temannnya, Leontinus Alpha Edison, toko online itu baru bisa diwujudkan pada 2009.



Menurut William, ada banyak hal yang bisa dipelajari dari setiap kegagalan. Terlebih lagi, mengingat dirinya memulai bisnis di usia muda yakni 26 tahun, sehingga ketika mengalami kegagalan selalu masih ada waktu untuk belajar dan memperbaiki kesahalahan. "Saya beruntung sekali memulai usaha di usia yang relatif muda. Dalam kegagalan itu jadi belajar banyak hal," katanya.

Oleh sebab itu, dia menekankan generasi muda Indonesia harus berani mencoba hal baru, juga berani menghadapi kegagalan yang terjadi. Terlebih, menurut William, sumber daya manusia Indonesia dinilai sangat kreatif, sehingga memiliki potensi yang tinggi untuk berinovasi. "Kuota kegagalan bisa habis, jadi gagal-lah sebanyak-banyaknya mumpung masih muda," tambah dia.

Dia menambahkan , anak muda sering kali menahan untuk menggapai mimpinya karena setiap hari hanya mencari 1.001 alasan yang membuat mimpi itu tidak bisa dicapai. Padahal yang perlu dilakukan hanya mencari 1 alasan untuk bisa mencapai mimpi itu. "Kita hanya perlu cari 1 alasan untuk bisa. Maka kita akan bisa (melakukannya)," tandasnya

Sekedar diketahui, pada tahun 2018, Tokopedia mencatat memiliki 5 juta pedagang dengan populasi 90 juta pengguna aktif. Di tahun lalu juga, nilai total transaksi (GMV) mencapai Rp73 triliun. Pada tahun ini, nilai total transaksi ditargetkan mencapai Rp222 triliun atau setara berkontribusi 1,5% pada ekonomi nasional.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak