alexametrics

Wall Street Jatuh di Tengah Harapan Investor Terhadap Kebijakan The Fed

loading...
Wall Street Jatuh di Tengah Harapan Investor Terhadap Kebijakan The Fed
Wall Street jatuh saat indeks S&P 500 berangsur menyusut untuk menghentikan laju positif empat sesi beruntun ketika investor menanti sikap The Fed hingga potensi kesepakatan dagang. Foto/Ilustrasi. Reuters
A+ A-
NEW YORK - Wall Street jatuh saat indeks S&P 500 berangsur menyusut untuk menghentikan laju positif empat sesi beruntun pada perdagangan, Selasa waktu setempat. Kemunduran S&P usai mencetak rekor sebelumnya diwarnai pergulatan investor dengan banjir laporan pendapatan, penantian sikap The Fed hingga potensi kesepakatan dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China.

Harapan kesepakatan AS-China untuk menghentikan perang dagang yang berlarut-larut mengiringi ekspektasi penurunan kembali suku bunga oleh Federal Reserve alias bank sentral AS setelah mengakhiri pertemuan dua hari pada hari Rabu. Harapan itu sebelumnya menjadi dorongan bagi saham lebih tinggi dalan beberapa sesi, bahkab mengirim S&P mencetak rekor.

Tapi indeks kembali tertekan, usai pejabat pemerintah AS melontarkan pernyataan kepada Reuters, bahwa Washington dan Beijing terus bekerja untuk perjanjian perdagangan sementara. Ditambah kemungkinan kesepakatan diyakini tidak akan selesai pada waktunya, sebelum para pemimpin kedua negara akan terbang ke Chili bulan depan.



Dow Jones Industrial Average tercatat mengalami penurunan hingga 20,04 poin atau 0,07% menjadi 27.070,68 serta mengiringi S&P 500 yang kehilangan 2,54 poin setara dengan 0,08% untuk berada di posisi 3.036,88. Selanjutnya komposit Nasdaq jatuh 49,14 poin atau 0,59% ke level 8.276,85.

Indeks S&P sebelumnya mencapai kinerja terbaiknya di 3.047,87. Saham Tech yang telah terkait erat dengan kemajuan perdagangan, kehilangan pijakan setelah laporan turun 0,92%. Sedangkan produsen obat seperti Merck & Co Inc (MRK. N) dan Pfizer Inc (PFE. N) keduanya mendapatkan dorongan usai melaporkan kinerja apik di kuartal ketiga. Catatan tersebut membantu menjaga Dow dan S&P bergerak dalam zona stabil.

Sektor kesehatan yang telah menjadi pemain terburuk kedua di antara 11 sektor utama S&P 500 tahun ini mencetak kenaikan 1,16%. Dimana Merck memperoleh dorongan 3,5% dan Pfizer maju 2,5%. Tapi saham Google Alphabet Inc (GOOGL. O) kehilangan 2,20% dan Nasdaq goyang diterpa keuntungan kuartalan di luar perkiraan karena biaya yang lebih tinggi.

Pendapatan kuartal ketiga pada sebagian besar perusahaan S&P 500 terlihat lebih baik dari yang diharapkan, dengan 77% dari 236 perusahaan sejauh ini melaporkan di atas harapan keuntungan, menurut data Refinitiv. Namun pendapatan diperkirakan akan menurun sebesar 1,9% untuk kuartal ketiga tahun ini.

Nama besar lainnya dijadwalkan bakal melaporkan kinerja mereka termasuk dari sektor teknologi dan internet seperti Apple Inc (AAPL. O) dan Facebook Inc (FB. O) serta perusahaan raksasa migas di antaranya Exxon Mobil Corp (XOM. N) serta Chevron Corp (CVX. N). Saat ini fokus bergeser kepada pertemuan Fed, dimana bank sentral secara luas diharapkan memberikan potongan suku bunga seperempat poin untuk ketiga kalinya tahun ini.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak