alexametrics

Dorong Industri Kopi Jabar ke Pasar Dunia Melalui WJSCF 2019

loading...
Dorong Industri Kopi Jabar ke Pasar Dunia Melalui WJSCF 2019
Industri kopi Jawa Barat didorong masuk ke pasar dunia, melalui gelaran West Java Specialty Coffee Festival 2019 yang akan berlangsung awal November. Foto/Ilustrasi
A+ A-
BANDUNG - Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat mendorong industri kopi Jawa Barat masuk ke pasar dunia. Langkah itu dilakukan melalui acara West Java Specialty Coffee Festival 2019 yang bakal digelar pada 1-2 November 2019 di Trans Studio Mall (TSM), Jalan Gatot Subroto, Kota Bandung.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat M Arifin Soendjayana mengatakan, festival kopi kali ini masuk tahun keempat. Kali ini, pihaknya menggandeng organiaais Specialty Coffee Association of Indonesia dan Asean Coffee Federation (ACF). Tujuannya, agar branding kopi Jawa Barat makin dikenal dunia internasional.

"Acara ini digelar agar kopi Jawa Barat atau dikenal kopi java preanger bisa lebih dikenal dan dipasarkan secara internasional. Kami ingin kopi kita sejajar dengan starbucks dan lainnya. Karena, secara kualitas, kopi kita kalau sudah diseduh standar naik," kata Arifin di Kantor Disperindag Jabar, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Rabu (30/10/2019).



Menurut dia, kopi Java Preanger di dunia dikenal “A Cup of Java” atau Secangkir Kopi dari Jawa, memiliki jenis kopi yang beragam. Kopi Jabar memiliki potensi sebagai komoditas yang menjanjikan di pasar nasional maupun internasional.

"West Java Specialty Coffee Festival diselenggarakan untuk lebih memperkenalkan keunggulan seluruh kopi Jawa Barat ke khalayak luas. Serta meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi kopi maupun pelaku industri kopi, khususnya di Jawa Barat," beber dia.

Acara ini, kata dia, sejalan dengan program pencanangan Jawa Barat sebagai produsen kopi yang berkualitas tinggi. Serta langkah strategis untuk menggenjot pertumbuhan tanaman kopi guna memenuhi permintaan kopi yang terus meningkat.

"Kalau dilihat secara langsung, sekarang banyak bertumbuhan warung warung kopi yang dibikin anak-anak muda. Tak hanya di Bandung saja, tapi sampai daerah. Ini menunjukkan bahwa industri kopi berkembang terus," beber dia.

Sementara itu, perhelatan West Java Specialty Coffee Festival 2019 meliputi rangkaian pameran, konferensi, kompetisi, dan lelang terkait kopi, hingga hiburan musik. Yaitu West Java Specialty Coffee Exhibition, Indonesia Specialty Coffee Conference, West Java Coffee Championship, Indonesia Micro-lots Specialty Coffee Auction by SCAI, Coffee Business Matching, dan Live Music.

Acara juga akan diramaikan dengan kompetisi Cup Tasters Championship & Latte Art Championship dengan dewan juri Irma Purnama, Okky Triana, Ovie Kurniawan, dan Viki Rahardja.

Acara diikuti oleh peserta terdiri dari petani kopi dari berbagai titik perkebunan kopi di Jawa Barat, pemilik atau pengelola kedai kopi, dan barista ini. Dalam acara ini, pengunjung dapat mencicipi berbagai rasa kopi yang disajikan secara cuma-cuma oleh ahlinya. Tak hanya disajikan dalam cangkir secara gratis, pengunjung juga dapat membeli produk kopi dalam bentuk biji dan bubuk yang belum diolah.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak