alexametrics

Menopang Ekonomi Keluarga dengan Kendaraan Kredit dari Astra Financial

loading...
Menopang Ekonomi Keluarga dengan Kendaraan Kredit dari Astra Financial
Director in Charge Astra Financial Suparno Djasmin (dua kanan). Astra Financial terus melakukan inovasi untuk meningkatkan inklusi keuangan masyarakat. Foto/Dok.
A+ A-
HUSNA Maulana (30) tampak gesit mengemudikan motornya. Pria bertubuh besar itu sudah dua setengah tahun menjalani profesinya sebagai pengemudi ojek online. Pekerjaan sebelumnya sebagai tenaga keamanan di sebuah perusahaan swasta, dia tinggalkan.

"Gajinya tidak cukup untuk kebutuhan sehari-hari karena lokasi kantor saya jauh dari rumah," ceritanya kepada SINDOnews saat perjalanan dari Universitas Atmajaya Jakarta menuju Plaza Senayan Selasa (29/10/2019) lalu.

Usai berhenti menjadi tenaga keamanan, Husna, mencoba untuk menekuni pekerjaan menjadi pengemudi ojek online. "Saya melihat tetangga-tetangga saya penghasilannya lumayan saat menjadi driver Gojek," tuturnya.



Husna pun mencoba untuk mengikuti jejak tetangga rumahnya. Enam bulan berjalan, motor Husna rusak. Husna memutuskan untuk membeli Honda PCX warna merah dengan fasilitas kredit dari PT Federal International Finance (FIF).

"Saya mengambil kredit dengan tenor 1,5 tahun dengan uang mukan sekitar Rp5 jutaan," tutur pria yang tinggal di Kawasan Jembatan Lima, Tambora, Jakarta Barat itu.

Bagi Husna, meski tenor yang diambil cukup singkat hanya 1,5 tahun, namun dia mengaku mampu memenuhi cicilan tanpa menunggak sekalipun.

"Sekarang hampir lunas, karena setiap hari saya bisa mendapat orderan hingga 22 perjalanan belum termasuk mengantar makanan," paparnya.

Menurut Husna, banyak kemudahan yang diberikan oleh lembaga pembiayaan dibawah naungan Astra Financial itu. Termasuk perhatian yang diberikan kepada debitur seperti dirinya. "Kalau telat bayar cicilan hanya diingatkan lewat telepon," ungkapnya.

Husna mengaku, dirinya merasa bersyukur di tengah sulitnya mencari pekerjaan di ibukota dia bisa menghidupi keluarganya. Termasuk memenuhi kebutuhan perlengkapan sekolah dan membayar biaya kesehatan anak-anaknya.

FIF (FIFGROUP) sendiri merupakan salah satu lembaga pembiayaan kendaraan bermotor Grup Astra Financial dengan 220 kantor cabang dan 416 Point of Service (POS). Tak sekadar memberikan pembiayaan kendaraan bermotor roda dua, namun FIFGROUP dalam rangka meningkatkan inklusi keuangan juga melakukan inovasi dengan memberikan pembiayaan di sektor lainnya.

Misalnya Spektra yang merupakan brand FIFGROUP yang melakukan pembiayaan elektronik, gadget, perabot rumah tangga, laptop, serta alat kerja produktif. Setiap bulannya, Spektra melayani lebih dari 70 ribu konsumen. Selain itu juga ada produk Danastra yang melayani pembiayaan multiguna dan Amitra yang melayani pembiayaan syariah.

Tak jauh berbeda dengan Husna, Sukardi (29) merasakan kemudahan inovasi yang diberikan oleh Astra Financial. Pria yang bermukim di Penjaringan, Jakarta Utara ini membeli Toyota Sigra untuk bekerja sebagai pengemudi taksi berbasis aplikasi. "Saya mendapat pembiayaan dari Toyota Astra Finance (TAF). Cicilannya rendah dan prosesnya tidak ribet," paparnya.

Sukardi mengungkapkan, yang membuat dirinya merasa tenang yakni disertakannya asuransi kredit yang akan mengcover pelunasan kendaraan jika dirinya mengalami musibah hingga meninggal dunia. "Ada asuransi kreditnya, dan itu yang membuat saya tenang," paparnya.

Sukardi mengaku dengan cicilan yang tidak begitu besar, dirinya bisa menyisihkan sebagian penghasilannya untuk menghidupi keluarganya dan disisihkan untuk tabungan. "Sekarang ada fitur yang memungkinkan saya sebagai konsumen untuk melihat riwayat cicilan dan tagihan secara online. Itu fitur yang cukup inovatif," tuturnya.

PT Toyota Astra Financial Services (TAF) sendiri memang telah memperbarui layanannya dengan menghadirkan ekosistem DigiTAF.

President Director PT TAF, Agus Prayitno Wirawan, mengatakan bahwa inovasi ini dihadirkan agar pelanggan lebih mudah untuk mengajukan pemesanan kendaraan merek Toyota, Daihatsu, dan Lexus.

DigiTAF, kata Agus, terdiri dari dua menu utama. Pertama, DigiTAF digunakan oleh sales atau dealer untuk mengetahui catatan transaksi dan pengajuan dari pelanggan.

"Kedua, Flex yang bisa dijadikan pelanggan sebagai aplikasi untuk mengajukan cicilan, memantau riwayat cicilan, hingga membantu menyelesaikan proses administrasi setelah cicilan lunas, termasuk booking pengambilan BPKB dan perpanjangan STNK," ujar Agus beberapa waktu lalu.

Terus Berinovasi Tingkatkan Inklusi Keuangan
Tak hanya di sektor otomotif, Astra Financial juga terus melakukan inovasi dalam rangka meningkatkan inklusi keuangan bagi masyarakat di semua lini bisnisnya.

"Sekarang kami terus menyempurnakan penggunaan teknologi digital. Sehingga proses bisnis lebih cepat, lebih efisien dan bisa memenuhi inklusi keuangan masyarakat," tegas Direktur PT Astra International, Tbk, yang juga Director in Charge Astra Financial Suparno Djasmin kepada SINDOnews di Jakarta, belum lama ini.

Abong, sapaan akrab Suparno, mengungkapkan, dengan inovasi yang dilakukan, selain mempercepat proses bisnis perusahaan-perusahaan Astra Financial, juga memudahkan masyarakat dalam mendapatkan produk Astra Financial. "Misalnya, masyarakat bisa mengetahui produk yang dia beli statusnya seperti apa dan lainnya," tegasnya.

Menurut Abong, dalam proses digitalisasi yang dilakukan, masing-masing perusahaan bersinergi sehingga produk yang ditawarkan kepada konsumen bisa lebih cepet diakses. "Masing-masing perusahaan ngelink sehingga pelanggan bisa cepat mengakses, lebih gampang diprosesnya dan lebih gampang tahu status produk yang dibelinya," paparnya.

Dalam rangka meningkatkan inklusi keuangan masyarakat Indonesia, PT Astra International Tbk (Astra) berkolaborasi dengan Asuransi Astra, juga mengembangkan Bank Wakaf Mikro (BWM).

BWM sendiri merupakan lembaga keuangan mikro syariah yang didirikan atas izin Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan tujuan untuk menyediakan akses pembiayaan bagi masyarakat kecil yang belum memiliki akses pada lembaga keuangan formal.

Terhitung hingga Desember 2018, OJK telah memberikan izin pendirian 41 BWM di berbagai lokasi di seluruh Indonesia. Beberapa diantaranya yakni BWM Pondok Pesantren As'ad Jambi bersama Asuransi Astra, Astra Financial juga telah mendirikan BWM Minhajut Thullab Banyuwangi bersama Astra Credit Companies (ACC) dan BWM Sunan Gunung Jati Ba’alawy Semarang bersama FIFGROUP.

"Menjadi milik yang bermanfaat bagi bangsa merupakan salah satu misi yang kami jalankan untuk dapat mencapai cita-cita kami, sejahtera bersama bangsa. Di mana Astra berada, harus dapat memberikan manfaat bagi masyarakat di sekelilingnya," ujar Abong.

Astra Financial melihat, konsep di dirikannya BWM sangat sesuai dengan nilai-nilai yang selama ini dibawa Astra. "Dukungan penuh tentunya akan kami berikan untuk pengembangan BWM. Semoga kebermanfaatan BWM Pondok Pesantren As'ad Jambi dapat dirasakan oleh banyak pihak," tegasnya.

Astra Financial merupakan kompilasi dari 11 entitas diantaranya Perbankan (PermataBank), Pembiayaan (Astra Credit Companies, Federal International Finance, Toyota Astra Finance, Surya Artha Nusantara Finance, dan Komatsu Astra Finance). Kemudian Asuransi Umum (Asuransi Astra), Asuransi Jiwa (Astra Life), Modal Ventura (Astra Ventura), perusahaan teknologi keuangan (Astra Welab Digital Artha), dan Dana Pensiun (Dana Pensiun Astra).
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak