alexametrics

Ini Pembagian Koordinasi BUMN di Bawah Wamen I Budi Sadikin

loading...
Ini Pembagian Koordinasi BUMN di Bawah Wamen I Budi Sadikin
Wamen BUMN I Budi Gunadi Sadikin. Foto/Dok. SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Dalam kabinet Indonesia Maju, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) merupakan satu-satunya kementerian yang memiliki dua wakil menteri, yaitu Budi Gunadi Sadikin dan Kartika Wirjoatmojo. Budi Sadikin, Direktur Utama PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) Inalum, sebelumnya pernah menjabat sebagai mantan Direktur Utama PT Bank Mandiri Tbk dan Staf Khusus Menteri BUMN di tahun 2016.

Berdasarkan Keputusan Menteri BUMN Erick Thohir Nomor SK 236/MBU/10/2019 tentang Pembagian BUMN yang Dikoordinasikan Wakil Menteri BUMN, berikut adalah daftar 48 BUMN dibawah koordinasi Wamen I Budi Sadikin:

1. PT Biofarma (Persero)
2. PT Indofarma (Persero) Tbk
3. PT Kimia Farma (Persero) Tbk
4. PT Pupuk Indonesia (Persero), dan termasuk:
a. PT Rekayasa Industri (minoritas)
b. PT Asean Bintulu Fertilizer (minoritas)
c. PT Pupuk Sriwidjaja Palembang (minoritas)
d. PT Pupuk Kalimantan Timur (minoritas)
e. PT Pupuk Kujang Cikampek (minoritas)
f. PT Petrokimia Gresik (minoritas)
g. PT Pupuk Iskandar Muda (minoritas)
h. PT Mega Eltra (minoritas)



5. PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, termasuk:
a. PT Semen Padang (minoritas)
b. PT Semen Tonasa (minoritas)
c. PT Semen Gresik (minoritas)

6. PT Semen Baturaja (Persero)
7. PT Semen Kupang (Persero)
8. PT Industri Kapal Indonesia (Persero)
9. PT Dok dan Kodja Bahari (Persero)
10. PT Dok dan Perkapalan Surabaya (Persero)
11. Perum Produksi Film Negara
12. PT PAL Indonesia (Persero)
13. PT Energy Management Indonesia (Persero)

14. PT Pertamina (Persero), meliputi:
a. PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (minoritas)

15. Perum Percetakan Negara Republik Indonesia
16. Perum Percetakan Uang Republik Indonesia
17. PT Balai Pustaka (Persero)
18. PT Industri Kereta Api (Persero)
19. PT Primissima (Persero)

20. PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero), meliputi:
a. PT Bukit Asam Tbk (minoritas)
b. PT Timah Tbk (minoritas)
c. PT Aneka Tambang Tbk (minoritas)
d. PT Freeport Indonesia (minoritas)

21. PT Perusahaan Listrik Negara (Persero)
22. PT Krakatau Steel (Persero) Tbk
23. PT Boma Bisma Indra (Persero)
24. PT Barata Indonesia (Persero)
25. PT Industri Nuklir Indonesia (Persero)
26. PT Pindad (Persero)
27. PT Dahana (Persero)
28. PT Dirgantara Indonesia (Persero)
29. PT Industri Telekomunikasi Indonesia (Persero)
30. PT LEN Industri (Persero)
31. PT Iglas (Persero)
32. PT Industri Sandang Nusantara (Persero)
33. PT Kertas Leces (Persero)
34. PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk
35. Perum Perikanan Indonesia
36. PT Perikanan Nusantara (Persero)
37. PT Berdikari (Persero)
38. PT Sang Hyang Seri (Persero)
39. PT Pertani (Persero)
40. Perum Bulog
41. PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero)
42. PT Garam (Persero)
43. PT Bhanda Ghara Reksa (Persero)
44. PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero)
45. PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero)
46. PT Sucofindo (Persero)
47. PT Surveyor Indonesia (Persero)
48. PT Kertas Kraft Aceh (Persero)

Sementara itu, terdapat 73 BUMN dibawah koordinasi Wamen II Kartika Wirjoatmojo.
(fjo)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak