alexametrics

4 Wejangan Sri Mulyani untuk Majukan Kementerian Keuangan

loading...
4 Wejangan Sri Mulyani untuk Majukan Kementerian Keuangan
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Foto/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan Kementerian Keuangan sebagai pengelola keuangan negara harus ikut berkontribusi mewujudkan Indonesia Maju.

Oleh karenanya, dia memberi empat wejangan kepada segenap pegawai Kemenkeu dalam memperingati Hari Oeang Republik Indonesia ke-73.

"Indonesia maju adalah cita-cita bangsa ini pada saat dilahirkan dan hari ini kalian semua pemegang estafet harus bisa ikut berkontribusi mewujudkan Indonesia maju," ujar Sri Mulyani di Kemenkeu, Jakarta, Sabtu (2/11/2019).



Wejangan Pertama, harus meningkatkan kompetensi. Tantangan ke depan semakin bertambah dan tidak mudah dilalui sehingga diperlukan peningkatan kompetensi tiap pegawai Kemenkeu sesuai dengan perkembangan situasi dan kondisi yang ada.

"Kompetensi dan kemampuan ilmu anda semua harus diupdate. Jangan pernah selesai di dalam belajar dan meningkatkan kapasitas," pesan dia.

Kedua, seluruh pegawai diharapkan bekerja ikhlas dalam mengabdi dan melayani masyarakat dan negara. Misalnya dengan cara melakukan modernisasi dan efisiensi dalam setiap kegiatan operasionalnya.

"Terutama Kemenkeu memiliki peran yang sangat penting di dalam mengelola negara dan mendorong perekonomian untuk bisa maju ke depan," ucapnya.

Ketiga, dalam menjalankan birokrasi pegawai Kemenkeu harus gesit, efisien, lincah, dan bekerja cepat tapi tetap harus mengedepankan ketepatan. Keempat, selalu menjaga integritas dalam bekerja.

"Empat hal inilah yang saya inginkan di Kemenkeu dalam rangka merefleksikan Hari Oeang ke-73 untuk mewujdukan Indonesia maju dan menjadi orang-orang kompeten secara ikhlas dan amanah, yang mana birokrasi yang bekerja cepat dan tepat dan birokarasi memiliki integritas," pesannya.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak