alexametrics

Ajari Anak SD, Menkeu Tekankan Pengenalan Pajak Sejak Dini

loading...
Ajari Anak SD, Menkeu Tekankan Pengenalan Pajak Sejak Dini
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani usai melakukan kegiatan Kemenkeu Mengajar di SDN Kenari 01, Keramat, Jakarta Pusat, Senin (4/11/2019). Foto/SINDOnews/Rina Anggraeni
A+ A-
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengenalkan pentingnya penggunaan pajak kepada sejumlah siswa Sekolah Dasar (SD) di Jakarta Pusat. Para siswa yang beruntung mendapatkan pengajaran singkat dari menteri kelahiran Bandar Lampung itu adalah kelas VI A di SDN Kenari 01, Keramat.

Sri Mulyani menjadi "guru tamu" di sekolah dalam rangka kegiatan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Mengajar dengan tema Mengatur Uang Negara untuk Mewujudkan Indonesia Adil dan Makmur.

Dalam paparannya dihadapan para siswa, mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini mengatakan bahwa membayar pajak sangat penting dalam membangun ekonomi Indonesia agar lebih maju.



"Untuk kepentingan bersama. Itu solidaritas luar biasa, keluar spontan dari mereka. Itu menurut saya pesan yang luar biasa dan sikap dari anak anak ini," ujar Sri Mulyani di Jakarta, Senin (4/11/2019).

Lebih lanjut, dia mengatakan pentingnya mengenalkan tentang pembayaran pajak kepada anak-anak SD agar sejak dini mereka juga dapat mengetahui fungsi keuangan negara secara mudah. Tentunya pengajaran dilakukan dengan metode yang mudah dipahami dan menyenangkan bagi anak seusia mereka. "Bagaimana kita melaksanakan dan mengurus keuangan negara, itu diajarkan dengan cara bermain peran (role playing)," jelasnya.

Kepada para siswa, Sri Mulyani menjelaskan bahwa di negara manapun ada instansi pemerintah yang tugasnya adalah mengurusi keuangan negara. Dia pun menerangkan, yang memiliki peran mengelola keuangan negara adalah Kementerian Keuangan. "Semua membutuhkan dana untuk pembangunan negara dan menteri keuangan negara saat ini orangnya ada di sini," tuturnya.
(ind)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak