alexametrics

Wishnutama Angkat Industri E-Sport Lewat Event Internasional

loading...
Wishnutama Angkat Industri E-Sport Lewat Event Internasional
Industri e-sports atau olah raga elektronik yang berkembang pesat dan menjadi salah satu sektor menjanjikan bakal dimanfaatkan oleh Menparekraf Wishnutama. Foto/Dok
A+ A-
JAKARTA - Industri e-sports atau olah raga elektronik yang berkembang pesat dan menjadi salah satu sektor menjanjikan bakal dimanfaatkan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Wishnutama untuk mendatangkan wisatawan mancanegara (Wisman). Salah satunya dengan menggelar event e-sports Internasional yang diharapkan bisa berdampak terhadap kunjungan.

Lebih lanjut menurutnya, industri e-sport memiliki potensi besar dalam mendongkrak ekonomi kreatif. "E-sport, saya sangat tertarik, jauh sebelum ada ini. Bagaimana kita bisa membuat event internasional E-sport ini," ujar Wishnutama di Jakarta, Selasa (5/11/2019).

Berbagai event e-sport, terang dia bakal dioptimalkan sehingga bisa mendongkrak kunjungan wisatawan mancanegara. "Karena ini mendatangkan wisman tapi bukan produk wisata tapi kreatif. Kegiatan seperti ini akan diperkuat untuk naik taraf jadi internasional," jelasnya.



Manton Bos Net ini menegaskan, akan tetap melanjutkan program yang telah dibuat oleh Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) yang kini melebur menjadi satu dalam Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Ditekankan juga olehnya ekonomi kreatif akan menjadi program kerja dari Wishnutama dan Wakil Menteri Angela Tanoesoedibjo. "Apa yang berhasil ditingkatkan, kita akan jalankan," paparnya.

Sebelumnya Wishnutama Kusubandio juga memastikan peleburan kementerian tak akan mengecilkan peran Bekraf. "Jadi bukannya tidak ada tugas dan tanggung jawabnya, sama saja dengan deputi-deputi di lingkungan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif itu tetap ada," ujarnya.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak