alexametrics

Wishnutama Akan Buat Kalender Wisata Bertaraf Internasional

loading...
Wishnutama Akan Buat Kalender Wisata Bertaraf Internasional
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama dan Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo. Foto/MNC Media
A+ A-
JAKARTA - Federasi Sepak bola Internasional (FIFA) telah menunjuk Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 pada 2021. Agenda olahraga kelas dunia ini menjadi salah satu fokus dari Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama.

Wishnutama berencana memadukan agenda olahraga dan kegiatan industri kreatif lainnya dalam menarik wisatawan asing ke Indonesia. Untuk itu, duet Kemenparekraf, Wishnutama dan Angela Tanoesoedibjo akan membuat kalender wisata bertaraf internasional.

"Kami akan kemas semenarik untuk kreatifnya. Ada acara sport dan non sport yang akan memiliki dampak luar biasa untuk menarik wisatawan. Ini jadi tugas kami di Kemenparekraf," ujar Wishnutama di Jakarta, Selasa (5/11/2019).



Dalam membuat kalender wisata bertaraf internasional, pihaknya akan memanfaatkan teknologi mutakhir, seperti pengalamannya dalam Asian Games 2018 lalu, sekaligus mempromosikan pariwisata di Indonesia. Baca: Dua Misi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Bawah Duet Wishnutama-Angela

"Ada banyak cara yang bagus dan beda di era teknologi digital. Kami harus spesifik membidik target pasar. Enggak bisa kita semua sekaligus tetapi ke depan melalui langkah-langkah promosi," jelasnya.

Salah satunya, Kemenparekraf akan bekerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dalam membenahi infrastruktur demi mendukung Piala Dunia U-20 dan meningkatkan pariwisata.

"Untuk pergelaran Piala Dunia U-20 perlu banyak infrastruktur yang harus dibenahi. Kami akan buat semenarik dan kreatif mungkin. Kami akan lihat apa yang bisa kami lakukan untuk dibenahi," pungkasnya.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak