alexametrics

IHSG Diprediksi Balik Menguat, Mainkan 6 Saham Ini

loading...
IHSG Diprediksi Balik Menguat, Mainkan 6 Saham Ini
IHSG pada Kamis ini diprediksi berbalik menguat alias rebound. Foto/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diramalkan berbalik menguat. Rabu kemarin, IHSG jatuh 46,60 poin atau 0,74% ke level 6.217,54.

Analis dari Reliance Sekuritas, Nafan Aji Gusta Utama, mengatakan MACD telah membentuk area positif. Sementara itu, Stochastic dan RSI berada mulai di area netral.

"Meskipun demikian, terlihat pola bullish inside bar yang mengindikasikan adanya potensi penguatan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke area resistance," ujar Nafan Aji di Jakarta, Kamis (7/11/2019).



Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut:

1. AKRA
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish pin bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi beli" pada area level 3830-3880, dengan target harga secara bertahap di level 3920, 4000, 4320, 4640 dan 4960. Support: 3830 dan 3680.

2. APLN

Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 200 sehingga peluang terjadinya penguatan terbuka lebar. "Akumulasi beli" pada area 200-204, dengan target harga secara bertahap di level 220, 272, 324 dan 378. Support: 190 dan 166.

3. BBNI
Pergerakan harga saham telah menguji beberapa garis MA 20 dan 60 sehingga peluang terjadinya penguatan terbuka lebar. "Akumulasi beli" pada area 7450-7550, dengan target harga di level 7775, 8075, 8250 dan 8625. Support: 7200.

4. CPIN
Terlihat pola tweezer top candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi terjadinya koreksi wajar pada pergerakan harga saham. "Partial sell" pada area level 7200-7300, dengan target harga secara bertahap di level 6900 dan 6750. Resistance: 7500 dan 7900.

5. ELSA

Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish harami doji star candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi beli" pada area level 310-316, dengan target harga secara bertahap di level 328, 356 dan 384. Support: 300.

6. MYOR

Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola tweezer bottom candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi beli" pada area level 2120-2150, dengan target harga secara bertahap di level level 2180, 2350 dan 2520. Support: 2120, 2100 dan 2080.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak