alexametrics

Menhub Percepat 5 Destinasi Super Prioritas untuk Bersaing di Internasional

loading...
Menhub Percepat 5 Destinasi Super Prioritas untuk Bersaing di Internasional
Mandalika di Nusa Tenggara Barat (NTB) sebagai salah satu dari 5 Destinasi Pariwisata Super Prioritas. Foto/Dok Kemenparekraf
A+ A-
JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menegaskan akan terus mempercepat pembangunan infrastruktur konektivitas di 5 destinasi pariwisata super prioritas yaitu Labuan Bajo, Danau Toba, Mandalika, Borobudur dan Likupang.

Langkah tersebut bertujuan agar pariwisata bisa menjadi penyumbang devisa terbesar melampaui kelapa sawit yang saat ini menempati posisi teratas. Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan, percepatan destinasi prioritas ini seiring instruksi dari Presiden Joko Widodo, dimana semua infrastruktur dasar di kelima destinasi tersebut ditarget rampung tahun depan.

"Iklim ekonomi global kian berat, jadi harus ada inisiatif melakukan sesuatu untuk meningkatkan daya saing agar kita mampu berkompetisi secara internasional," ujar Menhub di Hotel Redtop di Jakarta, Rabu (6/11/2019).



Dia pun menyatakan akan terus meningkatkan konektivitas yang menghubungkan lima destinasi prioritas. Salah satunya pembangunan transportasi dalam memudahkan akses untuk ke kelima destinasi prioritas.

"Kita banyak membangun bandara dan pelabuhan. Ada satu dedikasi, saya pikir itu bukan jumlah yang sedikit. Ini jadi satu bagian yang penting," tandasnya.

Di sisi lain, dia pun akan mempertimbangkan persoalan harga tiket dalam meningkatkan kunjungan wisatawan ke lima destinasi priortas. "Kita mengerti tiket pesawat menjadi hal penting. Kita juga harus bisa kompromi. Penerbangan ini juga harus untung. Oleh karenanya kita mapping ke sana, dan kita dukung agar avtur turun," tuturnya.

Sebelumnya, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio menyatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan Kementerian/Lembaga (K/L) terkait sebagai tekad untuk melanjutkan pembangunan infrastruktur dan utilitas dasar di lima destinasi super prioritas.

“Terkait 10 destinasi prioritas yang saat ini difokuskan menjadi 5 destinasi super prioritas, kami terus berkoordinasi dengan kementerian lain dan itu sangat cair. Sehingga, target yang ditetapkan Presiden Insya Allah akan tercapai,” ujarnya saat acara Ngopi Bareng Mas Tama dan Mbak Angela di Oeang Coffee Roastery kawasan M Bloc Space, Jakarta Selatan (5/11/2019).

Wishnutama mengatakan, kementerian yang dipimpinnya saat ini melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait seperti dengan Kepolisian RI dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

“Setelah saya dilantik, saya terus berkoordinasi dengan K/L terkait. Saya juga koordinasi dengan Kapolri yang siap mendukung langsung stabilitas keamanan pariwisata Indonesia. Juga dengan BNPB untuk berkoordinasi terkait bencana di tanah air,” katanya.

Wishnutama mengatakan isu-isu terkait pariwisata misalnya mengenai tiket pesawat akan terus dibicarakan dengan Kementerian Perhubungan. Ia berharap harga tiket harus dibuat terjangkau tidak hanya untuk wisatawan mancanegara tapi juga wisatawan nusantara.

"Turis lokal kan juga ingin ke Labuan Bajo, enggak cuma wisman. Jangan sampai orang bilang ke luar negeri lebih murah daripada wisata dalam negeri. Koordinasi ini dimaksudkan agar visi dan misi industri pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia bukan hanya tanggung jawab Kemenparekraf saja, karena juga harus disokong bantuan dari banyak pihak," bebernya.
(ind)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak