alexametrics

Erick Thohir Sudah Serahkan Nama Calon Tiga Dirut BUMN ke TPA

loading...
Erick Thohir Sudah Serahkan Nama Calon Tiga Dirut BUMN ke TPA
Menteri BUMN Erick Thohir sudah menyerahkan nama-nama calon Direktur Utama tiga BUMN ke Tim Penilai Akhir (TPA). Foto/Dok
A+ A-
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir sudah menyerahkan nama-nama calon Direktur Utama tiga BUMN ke Tim Penilai Akhir (TPA) yang diketuai langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Tiga BUMN tersebut adalah MIND ID, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.

Seperti diketahui, kekosongan Dirut di MIND ID dan Bank Mandiri lantaran kedua pimpinan perusahaan plat merah tersebut dipercaya Erick Thohir menjadi Wakil Menteri BUMN, yaitu Budi Gunadi Sadikin dan Kartika Wirjoatmodjo. Sementara kekosongan pimpinan BTN lantaran usai Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Suprajarto yang terpilih menyatakan mengundurkan diri.

"Mengingat ke tiga BUMN tersebut sangat strategis, maka proses pemilihannya melalui TPA. Nama-nama sudah kita serahkan ke TPA," kata Erick Thohir dalam keterangannya di Jakarta, Senin (11/11/2019).



Sambung Erick menjelaskan, informasi yang diterima, Presiden Jokowi sudah memilih siapa Dirut Bank Mandiri dan BTN dari nama-nama yang telah diajukan. Hanya saja untuk MIND ID, meski belum dipilih namun hal itu masih proses internal TPA.

Khusus untuk Dirut Bank Mandiri, ditegaskannya akan diumumkan pada rapat umum pemegang saham (RUPS) pada 8 Desember 2019. "Masalah siapa yang terpilih, kita tunggu keputusan TPA sampai di Kementerian BUMN," tegas Erick.

Dalam kesempatan ini, Menteri BUMN juga menegaskan, pemilihan Dirut BUMN strategis dilakukan melalui TPA dengan tujuan agar pemilihan lebih transparan dan memiliki integritas yang tinggi, mengingat keputusan langsung dari tangan Presiden Jokowi.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak