alexametrics

Harga Minyak Turun Terbebani Ketidakpastian AS dan China

loading...
Harga Minyak Turun Terbebani Ketidakpastian AS dan China
Harga minyak turun karena ketidakpastian pembicaraan dagang AS dan China. Foto/Istimewa
A+ A-
SINGAPURA - Harga minyak mentah melemah pada perdagangan Selasa (12/11/2019), terbebani oleh ketidakpastian pembicaraan dagang Amerika Serikat dan China. Selain itu, melemah harga juga karena kekhawatiran tentang produksi minyak mentah Arab Saudi yang kelebihan pasokan.

Mengutip dari Reuters, harga minyak acuan AS, West Texas Intermediate (WTI) berkurang 18 sen alias 0,3% menjadi USD56,68 per barel. Harga WTI telah turun 0,7% pada sesi sebelumnya.

Harga minyak Brent International turun 14 sen atau 0,2% ke level USD62,04 per barel pada pukul 02.56 GMT, setelah jatuh 0,5% pada Senin kemarin.



Konflik dagang AS dan China yang telah berlangsung 16 bulan, telah menimbulkan kekhawatiran menurunnya permintaan minyak akibat perlambatan ekonomi global.

"Harga minyak berjuang pada awal minggu ini karena ketidakpastian perdagangan telah menggagalkan beberapa momentum harga minyak," kata Edward Moya, ahli strategi pasar senior di OANDA Singapura.

Di sisi lain, harga jatuh setelah Arab Saudi meningkatkan produksi minyak pada Oktober menjadi 10,3 juta barel per hari. Meski demikian angka ini masih sesuai dengan kesepakatan OPEC.

OPEC dan sekutunya, terutama Rusia, atau dikenal sebagai kelompok OPEC+ akan mengadakan pertemuan di Markas Besar OPEC di Wina, Austria, pada Desember mendatang. OPEC akan memperpanjang kesepakatan pemangkasan pasokan minyak mentah 1,2 juta barel hingga Maret 2020.

Namun, Menteri Energi Oman mengatakan OPEC+ tetap pada angka kesepakatan 1,2 juta barel, tidak menambah angka lebih besar terhadap pemotongan produksi.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak