alexametrics

PBNU Bekerjasama dengan Lippo Group Bangun Syubbanul Wathon

loading...
PBNU Bekerjasama dengan Lippo Group Bangun Syubbanul Wathon
PBNU Bekerjasama dengan Lippo Group Bangun Syubbanul Wathon. (Istimewa).
A+ A-
MAGELANG - Berawal dari rasa kemanusiaan yang tinggi, Lippo Group bekerjasama dengan Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU), membangun Rumah Sakit Umum Syubbanul Wathon di Kecamatan Tegalrejo, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Hal ini merupakan model kerjasama menarik untuk memenuhi kebutuhan akan rumah sakit di beberapa daerah. "Pola kerja sama semacam ini adalah terobosan yang sepatutnya dilakukan sebagai upaya mempercepat pembangunan, tanpa perlu lagi mengandalkan dana APBN," ujar Wakil Presiden Ma'ruf Amin, saat ditemui di sela-sela peresmian Rumah Sakit Umum Syubbanul Wathon.

Wapres pun menambahkan, hanya di Indonesia rumah sakit dibangun atas inisiasi masyarakat, organisasi, dan pengusaha. Gotong-royong ini sudah menjadi ciri khas bangsa yang tidak dimiliki negara-negara lain.



Tidak hanya itu saja, Ketua Umum PBNU, Said Aqil Siroj mengatakan, kerjasama ini adalah bentuk terobosan besar yang dilakukan Lippo Group dan PBNU. "Jika melihat pada konteks agama, maka inilah bentuk kerjasama, penyatuan antara non-muslim dan muslim untuk membangun fasilitas kesehatan bagi masyarakat umum," sebutnya.

Sementara itu, pendiri Lippo Group, Mochtar Riady juga mengungkapkan rasa terimakasih atas kesediaan Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin untuk menghadiri dan meresmikan fasilitas kesehatan tersebut. Pembangunan rumah sakit ini merupakan misi pribadinya dalam mengentaskan masyarakat dari kemiskinan di daerah terpencil.

Mochtar menilai, pembangunan rumah sakit di pelosok Desa di Kecamatan Tegalrejo adalah bagian dari upaya untuk turut serta, berkontribusi mambangun pemerintah mengatasi kemiskinan di desa-desa. (Aprilia S Andyna)
(nfl)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak