alexametrics

Trump Sebut China Curang dan Salahkan Presiden AS Sebelumnya

loading...
Trump Sebut China Curang dan Salahkan Presiden AS Sebelumnya
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyebut China curang dalam pidato di Economic Club of New York. Foto/Straits Times
A+ A-
NEW YORK - Presiden Amerika Serikat Donald Trump melakukan serangan perdagangan terhadap China, dengan menyebut negara itu "curang" dalam perdagangan selama ini dengan AS. Trump juga menyalahkan para presiden AS sebelumnya karena telah membiarkan China merugikan AS dalam perjanjian perdagangan.

"Sejak masuknya China ke Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) pada 2001, China telah melakukan manipulasi secara baik dan lebih banyak memanfaatkan Amerika Serikat," kata Trump saat berbicara di Economic Club of New York.

Trump bahkan menambahkan tidak ada kecurangan yang lebih baik dari China. "Aku tidak akan mengatakan kata 'curang', tapi tidak ada kecurangan yang lebih baik daripada China," ujar Trump.



Selain mengkritik China, Trump juga menyalahkan para presiden AS sebelumnya, yang telah melakukan negosiasi dnegan China dengan membiarkan "manipulasi" perjanjian sehingga merugikan pekerja AS, terutama yang berada di industri manufaktur.

Melansir dari CNBC, Rabu (13/11/2019), pidato Trump tersebut mematahkan harapan perdamaian dagang kedua negara untuk segera menuntaskan fase pertama.

Meski demikian, AS mendorong perdagangan yang lebih transparan serta meminta China untuk tidak lagi melakukan pencurian kekayaan intelektual. Sementara itu, Beijing meminta Washington untuk menurunkan tarif terhadap produk mereka senilai USD250 miliar.

China tidak sendirian kepanasan mendengar pidato Trump. Presiden ke-45 AS itu juga mengkritik Uni Eropa yang telah melakukan praktik perdagangan tidak adil.

"Uni Eropa telah membebabkan tarif luar biasa tinggi kepada kami. Dan jujur saja, hambatan yang akan mereka hadapi sangat mengerikan. Dalam banyak hal akan lebih buruk daripada China," ujar Trump memberikan sinyal balasan kepada Uni Eropa.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak