alexametrics

Kawasan Aviarna Diproyeksikan Tarik Potensi Bisnis USD1,7 Miliar

loading...
Kawasan Aviarna Diproyeksikan Tarik Potensi Bisnis USD1,7 Miliar
Maket kawasan industri Aviarna yang dikembangkan Argo Manunggal Group di Semarang, Jateng. Foto/Ist
A+ A-
JAKARTA - Argo Manunggal Group mengembangkan kawasan industri modern Aviarna. Kawasan itu diklaim mendukung program pemerintah pusat dan pemerintah daerah dengan konsep kawasan Industri 4.0 dan memiliki potensi bisnis sekitar USD1,7 miliar.

"Aviarna adalah kawasan industri yang di dalamnya terdapat kawasan perbaikan pesawat (MRO/Maintenance Repair Overhaul), kawasan dry port, kawasan tourism dan komersial, serta kawasan mangrove yang dijadikan sebagai tempat wisata," ujar Managing Director PT Bumi Raya Perkasa Nusantara Hendra Lesmana, Rabu (13/11/2019).

Luas lahan yang dikembangkan sekitar 450 hektare (ha) yang akan dikembangkan dan dikelola secara profesional oleh tim yang sukses mengelola MM2100 dan Bekasi Fajar di kawasan Bekasi. Berlokasi tepat di sebelah Bandara Internasional Ahmad Yani, Semarang,Jawa Tengah, Aviarna akan memiliki aviation park seluas 99 ha untuk MRO dan pendukungnya.



Menurut Hendra, dipilihnya kota Semarang sebagai lokasi, tidak terlepas dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang dinilai sukses memajukan kota Semarang menjadi kota metropolitan ke-5 di Indonesia. "Kota Semarang saat ini juga telah memiliki pelabuhan internasional dan bandara internasional. Upah minimum regional di Jawa Tengah masih kompetitif bagi investor untuk menanamkan modalnya," katanya.

Hendra mengungkapkan, di kawasan Aviarna juga dikembangkan fasilitas dengan standar internasional, seperti WTP, WWTP, bahkan akan disiapkan pula area bisnis berupa co-working space. Aviarna juga akan bekerja sama dengan PT PLN (Persero) untuk mendukung pasokan listrik.
(fjo)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak