alexametrics

Surplus Data Neraca Dagang Bawa Rupiah Bangkit ke Rp14.060

loading...
Surplus Data Neraca Dagang Bawa Rupiah Bangkit ke Rp14.060
Rupiah berdaya 27 poin atau 0,19% ke Rp14.060 per USD. Foto/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Nilai tukar rupiah bangkit memukul dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan Jumat (15/11/2019). Data Bloomberg mencatat rupiah berdaya 27 poin atau 0,19% ke Rp14.060 per USD, berbanding Kamis lalu di Rp14.087 per USD.

Penguatan rupiah juga terpantau di data Yahoo Finance, dengan terapresiasi 20 poin alias 0,14% menjadi Rp14.060 per USD, dibanding posisi Rp14.080 pada hari kemarin.

Kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia menetapkan kurs tengah rupiah pada Jumat ini di Rp14.069 per USD. Menguat 29 poin dibandingkan Rp14.098 pada Kamis lalu.



Rupiah dan mata uang Asia lainnya menguat pada awal perdagangan Jumat ini di pasar keuangan. Kontribusi dari internal, yaitu pasar keuangan merespon data neraca perdagangan Indonesia bulan Oktober 2019 yang mengalami surplus USD161 juta. Pencapaian positif dibanding September 2019 yang mengalami defisit USD160 juta.

Sementara dari eksternal, tanda-tanda perlambatan ekonomi global akibat ketidakpastian negosiasi dagang Amerika Serikat dan China, telah menahan laju dolar AS.

Ketidakpastian ini ditambah dengan pertumbuhan ekonomi Jepang yang dibawah standar, dan kenaikan tipis nyaris mendatar dari perekonomian Inggris dan Jerman. Melansir dari Reuters, hal ini membuat indeks USD terhadap enam mata uang utama, mundur ke 98,163.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak