alexametrics

CIMB Niaga Catatkan Laba Bersih Rp2,68 Triliun di III/2019

loading...
CIMB Niaga Catatkan Laba Bersih Rp2,68 Triliun di III/2019
Public Expose PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) mengenai kinerja kuartal III/2019 di Jakarta, Senin (18/11/2019). Foto/Michelle Natalia
A+ A-
JAKARTA - PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) pada kuartal III/2019 melaporkan perolehan laba bersih konsolidasi (tidak diaudit) sebesar Rp2,68 triliun dan menghasilkan earnings per share (EPS) sebesar Rp107,4.

"Di luar one-off expense sebesar Rp359 miliar yang berasal dari biaya untuk Program Purna Karya Sukarela (PPKS) yang dilaksanakan pada kuartal III/2019, laba bersih business as usual CIMB Niaga naik 13,7% year on year (yoy) menjadi Rp2,95 triliun," ujar Direktur Strategy and Finance CIMB Niaga Lee Kai Kwong di Jakarta, Senin (18/11/2019).

Menurut Lee, kinerja keuangan CIMB Niaga terus meningkat dari tahun lalu (di luar one-off expense), dengan laba yang menunjukkan pertumbuhan positif. "Pendapatan operasional naik sebesar 6,8% (year on year/yoy) utamanya dikontribusikan oleh pendapatan non-bunga atau non-interest income dan pendapatan bunga bersih atau net interest income yang masing-masing tumbuh 12,1% (yoy) dan 5,1% (yoy)," tambahnya.



Ia melanjutkan bahwa net interest margin (NIM) tumbuh 25 bps menjadi 5,37% pada sembilan bulan pertama 2019 dibandingkan 5,12% pada periode yang sama tahun lalu. "Kami menerapkan kedisiplinan dalam pengelolaan biaya operasional untuk menekan cost to income ratio," ujar Lee.

Ia memaparkan bahwa dalam kondisi pasar yang masih menantang, biaya provisi meningkat sebesar 6,8% yoy dengan rasio Loan Loss Coverage (LLC) berada di level yang aman sebesar 111,86%. Secara business as usual, jelas dia, tercatat laba bersih naik 13,7% (yoy) menjadi Rp2,95 triliun.

"Dengan total aset sebesar Rp262,8 triliun per 30 September 2019, CIMB Niaga mempertahankan posisinya sebagai bank swasta nasional terbesar kedua di Indonesia dari sisi aset," ungkap Lee.

Jumlah kredit yang disalurkan CIMB Niaga tumbuh 4,9% (yoy) menjadi Rp191,7 triliun, sementara penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) tercatat sebesar Rp190,3 triliun dengan rasio CASA sebesar 53,67%.

Di segmen perbankan Syariah, total Pembiayaan Unit Usaha Syariah CIMB Niaga (CIMB Niaga Syariah) mencapai Rp31,1 triliun, meningkat 29,1% (yoy) dengan DPK sebesar Rp26,6 triliun, naik sebesar 21,1% (yoy) per 30 September 2019.
(fjo)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak