alexametrics

Ahok dan Chandra Hamzah Masuk BUMN, Ini Respons Pengusaha

loading...
Ahok dan Chandra Hamzah Masuk BUMN, Ini Respons Pengusaha
Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan Roeslani mengatakan, wacana masuknya Ahok dan mantan Pimpinan KPK Chandra Hamzah dalam jajaran BUMN harus ditanggapi positif. Foto/Dok
A+ A-
JAKARTA - Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Rosan Roeslani mengatakan, wacana masuknya Basuki Tjahja Purnama (Ahok) dan mantan Pimpinan KPK Chandra Hamzah dalam jajaran direksi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) harus ditanggapi positif. Menurutnya keputusan yang diambil pemerintah dalam hal ini Menteri BUMN Erick Thohir tentu sudah berdasarkan pertimbangan matang.

Lebih lanjut Ia menerangkan, pihaknya hanya berprasangka positif terkait wacana kebijakan yang akan diambil pemerintah tersebut. "Kami tentu harus selalu berprasangka positif. Sudahlah, saya yakin semuanya yang diseleksi dan ditentukan oleh pemerintah dalam hal ini Menteri BUMN. Kami yakini itu pasti yang terbaik," ujar Rosan ditemui di Menara Kadin, Jakarta, Selasa (19/11/2019).

Sebelumnya seperti diketahui Menteri BUMN Erick Thohir telah memanggil Ahok ke kantornya pada 13 November lalu, sedangkan Chandra Hamzah dipanggil pada 19 November 2019. Keduanya pun mengaku hanya diajak berbincang mengenai berbagai hal mengenai BUMN.



Ahok mengaku diminta Erick untuk mengisi salah satu posisi pimpinan di BUMN. Meski demikian, Ahok menyatakan dirinya belum tahu di BUMN apa serta jabatan apa yang akan diembannya. Kendati demikian, Ahok diisukan bakal mengisi posisi Direktur Utama PT Pertamina (Persero).

Sementara Chandra mengaku, diajak berbicara oleh Erick mengenai memperkuat, memperbaiki, serta meningkatkan kinerja BUMN. Meski demikian, dirinya enggan untuk menyebutkan secara rinci BUMN apa yang bakal dikelolanya nantinya. "Kebetulan saya pernah jadi Komisaris Utama PLN, jadi ditanya pengalaman saya bagaimana. BUMN yang dibicarakan tadi banyak sektornya. Tentu kita perbaiki sama-sama BUMN-nya," jelas Chandra Hamzah
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak