alexametrics

Kurs Rupiah Ditutup Loyo Saat Dolar Stabil Versus Enam Mata Uang Utama

loading...
Kurs Rupiah Ditutup Loyo Saat Dolar Stabil Versus Enam Mata Uang Utama
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada akhir perdagangan, Selasa (19/11/2019) ditutup loyo untuk melengkapi tren pelemahan sepanjang hari ini. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada akhir perdagangan, Selasa (19/11/2019) ditutup loyo untuk melengkapi tren pelemahan sepanjang hari ini. Penyusutan kurs rupiah mengiringi laju stabil dolar AS terhadap enam mata uang utama lainnya setelah tiga hari beruntun sebelumnya mengalami tekanan.

Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah tergelincir ke level Rp14.086 per USD atau memburuk apabila dibandingkan sesi sebelumnya Rp14.076/USD. Pergerakan harian rupiah pada perdagangan hari ini berada pada kisaran Rp14.035 hingga Rp14.092/USD.

Posisi rupiah melihat data Bloomberg, pada perdagangan spot exchange juga merosot menjadi Rp14.090/USD dari sesi penutupan awal pekan, kemarin Rp14.078/USD. Rupiah hari ini bergerak di antara Rp14.079-Rp14.092/USD.



Sementara berdasarkan data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah hingga sesi sore terlihat ambruk hingga menjadi Rp14.110/USD. Raihan tersebut jauh lebih rendah dari sebelumnya yang bertengger pada posisi Rp14.090/USD.

Menurut kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan pada zona merah di posisi Rp14.091 per USD untuk kembali jatuh. Posisi ini memperlihatkan rupiah tak berdaya usai kemarin berada di Rp14.075/USD.

Di sisi lain seperti dilansir Reuters, dolar terpantau stabil terhadap enam mata uang utama setelah tiga hari beruntun mengalami kerugian. Terhadap mata uang rivalnya, greenback secara luas bergerak stabil pada posisi 97,84 setelah melemahnya lebih dari 0,6% dalam tiga sesi terakhir.

Sedangkan dolar Australia turun 0,16% menjadi 0,6799 versus USD dan menurun 0,26% menjadi 73,82 terhadap yen. Pounds berada pada level 1,2950 ketika berhadapan dengan dolar AS.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak