alexametrics

Pengembangan Energi Baru dan Terbarukan Butuh Peran Swasta

loading...
Pengembangan Energi Baru dan Terbarukan Butuh Peran Swasta
Mengembangkan energi baru dan terbarukan menurut Direktur Program Energi untuk lndonesia/ASEAN (GIZ) Rudolf Rauch bahwa, pemerintah tidak bisa bergerak sendirian. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Mengembangkan energi baru dan terbarukan menurut Direktur Program Energi untuk lndonesia/ASEAN (GIZ) Rudolf Rauch bahwa, pemerintah tidak bisa bergerak sendirian. Menurutnya diperlukan peran swasta yang dinilai punya peranan sangat penting dalam perkembangannya.

“Sektor swasta turut memainkan peran penting dalam mengembangkan energi terbarukan. Perusahaan di seluruh dunia pun semakin banyak yang berkomitmen untuk going green dengan menggunakan energi terbarukan untuk pasokan listrik. Bahkan mereka hingga 100%, atau yang disebut perusahaan RE100,” jelas Rudolf Rauch di Jakarta, Rabu (20/11/2019).(Baca Juga: Proyek Kelistrikan 1.000 Pulau Lewat Energi Terbarukan Digarap RI-Jerman)
Dalam acara Indonesia Jerman 1,000 Islands Renewable Energy for Electrification Programme (REEP), juga dilakukan panel melalui acara Renewble Energy Day Indonesia-Jerman (RE Day) RE Day tahun ini yang dihadiri oleh sekitar 300 peserta berasal dari pemerintah dan lembaga terkait. Mulai dari PT PLN, perusahaan energi terbarukan, lembaga think tank, lembaga pendanaan proyek, asosiasi sektor energi terbarukan dan sektor swasta pengguna energi terbarukan.

Sebagai salah satu rangkaian acara, tiga perusahaan Multinasional, yaitu Multi Bintang Indonesia, Nike Indonesia, dan Danone Indonesia membacakan dan menyatakan komitmen untuk menggunakan listrik dari pembangkit energi terbarukan guna menunjang kebutuhan listrik operasional mereka. Komitmen ini merupakan bentuk peran aktif sektor swasta dalam memajukan energi terbarukan di Indonesia, yang juga akan membantu pencapaian target bauran energi nasional sebesar 23% pada tahun 2025.



Pada kesempatan yang sama juga dilangsungkan penandatanganan kerja sama dalam bidang energi terbarukan antara TML Energi dan Ferntech GmbH, PLN UlKL Sulawesi, Meteocontrol GmbH dan GIZ Indonesia PLN Enjiniring dan STEAG, PLN Enjiniring dan Fichtner, serta PLN Enjiniring dan GIZ Indonesia.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak