alexametrics

Rupiah Diramal Masih Melempem Jelang Rilis Suku Bunga Acuan

loading...
Rupiah Diramal Masih Melempem Jelang Rilis Suku Bunga Acuan
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini diperkirakan masih berkutat pada zona merah saat sentimen negatif datang dari internal dan eksternal. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini diperkirakan masih berkutat pada zona merah. Seperti diketahui pada akhir sesi kemarin, rupiah ditutup ke level Rp14.115/USD per USD atau memburuk apabila dibandingkan sesi sebelumnya.

Sentimen negatif mencuat setelah Bank Indonesia (BI) diprediksi bakal menahan suku bunga acuannya. "Sementara hari ini BI akan mengumumkan kebijakan moneternya. BI kemungkinan tidak memangkas suku bunga acuannya sejalan dengan sinyal tidak akan memangkas suku bunga lagi dari The Fed," ujar Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra di Jakarta, Kamis (21/11/2019).

Dia pun melanjutkan, sentimen negatif juga didorong dari faktor eksternal yakni perang dagang Amerika Serikat (AS) dan China yang masih menjadi mover hingga menekan rupiah hari ini. Semalam Presiden AS Donald Trump memberikan komentar negatif bahwa Tiongkok tidak selaras dengannya dalam negosiasi. "Tiongkok kemungkinan menginginkan penghapusan tarif impor yang lebih besar di fase satu ini," jelasnya



Sambung Ariston menambahkan, selain itu lolosnya RUU Hongkong di Senat dan DPR AS meningkatkan ketegangan AS dan Tiongkok. RUU ini tinggal menunggu Presiden Trump, apakah akan ditandatangani atau ditolak. "IDR terhadap USD kemungkinan bergerak di kisaran Rp14.050 hingga Rp14.120 per USD," jelasnya.

Sebelumnya pada akhir sesi, Rabu terpantau rupiah berakhir merosot semakin dalam seiring kebangkitan dolar AS usai empat hari terakhir tergelincir dibayangi ketidakpastian perdagangan. Menurut kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan pada zona merah di posisi Rp14.097/USD untuk jadi sinyal keterpurukan. Posisi ini memperlihatkan rupiah tak berdaya usai kemarin berada di Rp14.091/USD.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak