alexametrics

Harga Minyak Mentah Dunia Menyusut Diterpa Negosiasi Alot AS-China

loading...
Harga Minyak Mentah Dunia Menyusut Diterpa Negosiasi Alot AS-China
Harga minyak mentah mengalami penyusutan pada perdagangan, Kamis (21/11/2019) setelah mendapatkan dorongan lebih dari 2% pada sesi sebelumnya. Foto/Ilustrasi
A+ A-
SINGAPURA - Harga minyak mentah mengalami penyusutan pada perdagangan, Kamis (21/11/2019) setelah mendapatkan dorongan lebih dari 2% pada sesi sebelumnya saat data inventaris minyak mentah AS menjadi bullish. Sementara negosiasi perdagangan Amerika Serikat (AS) dan China yang berjalan alot masih menjadi perhatian para pelaku pasar.

Dilansir Reuters, perang dagang antara dua ekonomi terbesar di dunia telah berdampak terhadap prospek pertumbuhan global serta mendominasi pandangan bahwa hal itu bila berkepanjangan bisa menggerus permintaan minyak di masa depan. Para ahli perdagangan memperkirakan kesepakatan dagang antara Washington dan Beijing baru bisa terwujud tahun depan.

Harga minyak mentah berjangka Brent tercatat mengalami penyusutan 20 sen yang setara 0,32% untuk membuatnya bertengger di posisi USD62,20 per barel pada pukul 03.30 GMT. Sebelumnya patokan minyak internasional itu meningkat hingga 2,5% pada perdagangan hari Rabu, kemarin. Tren pelemahan juga menimpa harga minyak mentah berjangka AS yakni West Texas Intermediate (WTI) yang jatuh 17 sen atau 0,3% menjadi USD56,84 per barel ketika kemarin sempat menanjak 3,4%.



"Penundaan dalam penandatangan ' fase pertama' kesepakatan menjadi tanda lain bahwa Washington dan Beijing tetap berkonflik dan belum menyelesaikan perang dagang di antara mereka. Perang dagang AS-China telah berdampak pada perekonomian dunia, yang pada gilirannya bakal menekan pertumbuhan permintaan minyak global," ujar Abhishek Kumar, kepala analisisInterfax Energy di London.

Presiden AS Donald Trump mengatakan, cenderung bakal menaikkan tarif impor China apabila kesepakatan perdagangan tidak tercapai. Di sisi penurunan persediaan memberikan dorongan sedikit terhadap harga minyak mentah. Ditambah sebelumnya Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan Rusia dan OPEC memiliki ' tujuan yang sama' menjaga pasar minyak agar seimbang dan dapat diprediksi, dan Moskow ditegaskan akan terus kerjasama di bawah kesepakatan pengurangan pasokan global.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak