alexametrics

Rupiah Masih Tak Berdaya, IHSG Sesi I Kehilangan 52,06 Poin

loading...
Rupiah Masih Tak Berdaya, IHSG Sesi I Kehilangan 52,06 Poin
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada sesi I perdagangan, Kamis (21/9/2019) tak berdaya untuk masih berkutat dalam tren pelemahan saat IHSG mencoba membaik. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada sesi I perdagangan, Kamis (21/9/2019) masih tak berdaya untuk masih berkutat dalam tren pelemahan. Kejatuhan rupiah menjelang akhir pekan mengiringi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang masih mencoba membaik.

Menurut Yahoo Finance, rupiah hingga perdagangan sesi I berada di posisi Rp14.115/USD atau masih terpuruk dari posisi penutupan Rabu kemarin di level Rp14.090/USD. Rupiah sendiri bergerak pada kisaran level Rp14.035 hingga Rp14.115/USD.

Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, siang ini berada pada level Rp14.114/USD dimana merosot dari sebelumnya pada posisi Rp14.094/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp14.103-Rp14.114/USD.



Menurut data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan di zona merah pada level Rp14.112/USD. Posisi ini cenderung tertekan dari posisi sebelumnya di level Rp14.097/USD.

Di sisi lain IHSG pada sesi I perdagangan masih memerah usai kehilangan -52.06 poin atau -0.85% ke posisi 6,103.05 setelah tadi pagi juga menyusut 31,610 poin menjadi 6.123,50. Sedangkan pada tengah pekan kemarin, bursa saham Tanah Air bertengger di 6.155,11 dengan tambahan 3,02 poin atau 0,05%.

Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp2,44 miliar dengan 4,15 miliar saham diperdagangkan pada sesi siang hari ini dan transaksi bersih asing minus Rp241,79 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp808,11 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp566,32 miliar. Tercatat 136 saham naik, 249 turun dan 159 saham mendatar.

Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Gaya Abadi Sempurna Tbk. (SLIS), Waran Seri I Meta Epsi Tbk. (MTPS-W) dan PT Arthavest Tbk (ARTA). Di sisi lain saham-saham yang melemah yakni PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), PT Gudang Garam Tbk. (GGRM) serta PT Bayan Resources Tbk. (BYAN).
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak