alexametrics

Transformasi Ekonomi Indonesia dari Komoditas Menuju Hilirisasi

loading...
Transformasi Ekonomi Indonesia dari Komoditas Menuju Hilirisasi
Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut B. Pandjaitan menyatakan bahwa Indonesia sedang melakukan transformasi ekonomi dari comodity base ke Hilirisasi. Foto/Dok
A+ A-
JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut B. Pandjaitan menyatakan bahwa Indonesia sedang melakukan transformasi ekonomi dari comodity base ke Hilirisasi. Hal itu diungkapkan usai dirinya bertemu dengan Hiromichi Mizuno (Executive Managing Director, Chief Investment Officer).

“Tadi saya bertemu dengan Mr. Hiro, dia sangat tertarik dan bilang bahwa ini super super important meeting buat saya. Dia bilang ‘saya tidak tahu kalau Indonesia ini bisa begini’. Nah itu saya kaget juga, tidak ada yang memberitahu ke dia bahwa Indonesia sekarang sudah mentransformasi ke hilirisasi,” kata Menko Luhut di Jakarta, Jumat (22/11/2019).

Oleh sebab itu, Menko Luhut menjelaskan mengenai transformasi ekonomi Indonesia dari comodity base hingga sekarang menjadi hilirisasi, seperti nickle ore menjadi stainless steel karbon steel sampai lithium battery di mana Indonesia terbesar cadangan dunia untuk nickle ore.



“Juga saya sampaikan kita tidak hanya berhenti sampai nickel ore. tapi kita juga pada palm oil. Kita gantikan juga alumina, juga gasifikasi dan sebagainya. Nah dia nanya ke saya mengenai lingkungan, dan saya bilang ke dia kalau lingkungan kami sangat care karena kami punya policy (kebijakan),” ungkapnya.

Dia menambahkan sesuai dengan arahan Presiden Jokowi bahwa policy apapun harus melihat ke generasi yang akan datang. Sehingga dirinya memastikan tidak akan membuat policy yang merusak lingkungan. “Jadi orang tidak perlu mengajari kami soal itu (lingkungan). Untuk itu kami sekarang kembangkan energy ramah lingkungan yaitu hydro power,” tandasnya.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak