alexametrics

Rupiah Akhir Pekan Dibuka Naik Tipis, USD Merayap Lawan Yen

loading...
Rupiah Akhir Pekan Dibuka Naik Tipis, USD Merayap Lawan Yen
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada awal perdagangan, Jumat (22/11) dibuka berbalik menguat, meski hanya naik tipis dari sesi sebelumnya. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada awal perdagangan, Jumat (22/11/2019) dibuka berbalik menguat, meski hanya naik tipis dari sesi sebelumnya. Pemulihan kurs rupiah mengiringi pergerakan merayap USD saat berhadapan dengan Yen Jepang seiring masih adanya keraguan terhadap pembicaraan perdagangan AS dan China.

Menurut kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah pagi ini dibuka merangkak naik menjadi Rp14.100/USD. Level tersebut memperlihatkan rupiah mencoba balik melawan usai kemarin merosot ke posisi Rp14.112/USD.

Data Yahoo Finance juga menunjukkan perbaikan dimana rupiah pada sesi pagi perdagangan bertengger di level Rp14.035/USD dengan pergerakan harian Rp14.035 hingga Rp14.100/USD. Peringkat tersebut menjadi sinyal pemulihan rupiah dibandingkan sebelumnya Rp14.085/USD.



Posisi rupiah melihat data Bloomberg, pada perdagangan spot exchange berbanding terbalik dengan tergelincir ke Rp14.095/USD dibandingkan sebelumnya pada posisi Rp14.091/USD. Rupiah hari ini bergerak di kisaran Rp14.095-Rp14.100/USD.

Berdasarkan data SINDOnews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah pada sesi perdagangan pagi mencoba pulih pada level Rp14.100/USD. Meski mendatar, rupiah cenderung sedikit lebih tinggi bila melihat sesi perdagangan sebelumnya Rp14.130/USD.

Di sisi lain seperti dilansir Reuters, greenback yang mengukur kekuatan USD tercatat merayap lebih tinggi terhadap yen Jepang pada level 108,58 dan stabil versus Euro di angka 1,1064. Terhadap enam mata uang lainnya, indeks dolar terakhir terlihat pada posisi 97,993.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak