alexametrics

Jadi Seller Ralali, Pengusaha Toko Grosir Kantongi Omzet Rp70 Miliar

loading...
Jadi Seller Ralali, Pengusaha Toko Grosir Kantongi Omzet Rp70 Miliar
Berawal dari hanya pedagang asongan, Maman yang merintis usaha toko grosir mulai melek digital dengan melakukan transaksi online melalui Ralali. Foto/Dok
A+ A-
TANGERANG - Menjadi pengusaha yang sukses, mungkin tidak pernah terbayangkan sebelumnya oleh Maman. Pria yang awalnya bertahan hidup sebagai pedagang asongan, kini omzet usahanya mencapai Rp70 miliar per tahun.

Di depan Pasar Ciputat, Maman menenteng ember berisi aneka minuman dingin. Setiap hari ia menjajakan barang dagangannya ke supir angkot dan pengemudi kendaraan yang melintas di Jalan Dewi Sartika.

Dari berdagang asongan dan bekerja serabutan, sedikit demi sedikit ia mengumpulkan modal untuk mengembangkan usahanya. Hingga terkumpul Rp300 ribu, Ia menyetok barang dagangan dan mencoba menawarkan barang-barang tersebut ke warung-warung di sekitar Pasar Ciputat.



“Dari subuh sampai sore saya dagang asongan. Dulu gak punya toko, gak punya barang yang dijual. Jadi malamnya keliling nawarin barang supplier ke warung-warung. Modal percaya, akhirnya ada (warung) yang mau beli sama saya. Terus saya tenteng sendiri dagangan ke warung-warung,” tutur Maman menceritakan kisahnya 20 tahun yang lalu di kediamannya, Toko Maman, Jalan Dewi Sartika, Ciputat, Tangerang Selatan.

Pria yang mengenyam pendidikan terakhir kelas 5 SD ini memegang teguh prinsip kemandirian dan kerja keras. Sedari kecil ia terpaksa menghidupi diri sendiri karena ditinggal kedua orang tuanya yang bercerai. Bahkan, Maman pernah tinggal di bawah flyover Ciputat dan tidur di emperan toko untuk bertahan hidup. Meski begitu, ia terus memutar otak dengan memperkerjakan 12 orang rekannya untuk berdagang asongan.

“Saya modalin teman-teman untuk dagang asongan. Jadinya saya bisa fokus berjualan ke warung-warung. Setelah 3 tahun akhirnya punya langganan 20 warung. Baru saya berani sewa toko,” ujar Maman yang pernah mengalami kerugian sebesar Rp300 juta karena ditipu salah satu supplier minyak.

Tekad dan keuletannya terus diasah. Sebagai pedagang dalam menjalankan usaha, Ia memiliki strategi menjadikan keuntungan dan insentif dari supplier sebagai modal usaha. Usaha yang dirintisnya kian berkembang hingga saat ini Maman memiliki 5 toko, 5 ruko gudang dan 6 unit mobil distribusi, serta 22 orang karyawan yang bekerja 24 jam melayani warung dan toko di sekitar Tangerang Selatan, Tangerang dan Jakarta Barat.

Toko Maman, begitu Ia menamai usahanya, menjual 2.700 jenis produk dari berbagai supplier FMCG (Fast Moving Consumer Goods) dengan omzet per hari sekitar Rp160 juta atau Rp 5 miliar per bulan dengan melayani retailer offline. Meski demikian, pria berusia 34 tahun ini menyadari bahwa perubahan zaman mengharuskan setiap pengusaha untuk melek digital.

Ia mengaku telah melakukan transaksi online melalui Ralali.com sejak setahun lalu. Mengetahui Ralali.com melalui tetangganya, Maman mulai mendaftarkan usahanya sebagai seller di website Ralali.com melalui menu buka toko, selanjutnya mendaftarkan jenis barang dan harga dari produk yang ia jual.

Maman juga dapat mengatur sendiri pemesanan stok usaha bagi pembeli tokonya. Keseluruhan proses tersebut tentunya dibantu oleh tim Ralali.com yang secara langsung memberi edukasi kepadanya, selain itu laporan transaksi penjualan barang secara transparan juga diberikan oleh Ralali.

“Awalnya saya takut-takut, gak ngerti. Tapi kan sekarang jaman udah serba online. Jadi mau tidak mau menyesuaikan. Takutnya nanti saya ketinggalan, malah jadi gulung tikar. Sebelumnya saya pernah ketipu supplier, akhirnya ganggu stok. Kalo di Ralali, saya mau jadi penjual atau pembeli pun bisa. Saya diajarin sama timnya jadi pinter jualan online,” imbuh Maman yang saat ini memiliki 3 orang anak.

Sejak 2018 lalu, Maman mencatat penjualan pertamanya sebesar Rp 50 juta dengan menjual 27 produk minuman melalui Ralali.com. Selama setahun terakhir, omzet Toko Maman mengalami kenaikan 10% setelah berbisnis melalui Ralali.com. Adapun nilai transaksi yang dilakukan sebesar Rp 7 miliar setahun atau sekitar Rp 15 - 20 juta per hari.

Sekarang Maman dapat menjual macam-macam produk di tokonya secara online. Maman merasa terbantu sejak berbisnis di Ralali.com. Sebagai penyedia barang (seller Ralali.com), ia mendapatkan keuntungan dengan produknya yang mudah terjual.

Sistem pembayaran yang mudah melalui transfer online, serta aman dan cepat dengan hanya menunggu dua hari. Hal ini bisa dirasakan oleh Toko Maman, lantaran Ralali.com memiliki layanan pengiriman logistik Ralali Kargo yang membantu pelaku usaha untuk menerima stok kebutuhan usaha secara tepat waktu.

“Keuntungan belanja online tinggal klik aja di aplikasi Ralali. Stok barang lebih mudah kejualnya, nanti tinggal diambil sama Ralali Kargo. Kalau dulu tuh stok barang suka lama datengnya, kalau di Ralali.com bisa diatur sendiri waktunya jadi lebih tepat waktu semua, biasanya saya 2 (dua) hari. Terus tahu-tahu duit masuk ke rekening,” tukas Maman.

Selain melakukan transaksi penjualan, Toko Maman juga melakukan pembelian sejumlah barang usaha di Ralali.com antara lain minyak goreng, beras dan beragam produk lain dari seller Ralali lainnya, seperti Unilever, P&G dan Bulog. Adapun transaksi pembelian Toko Maman di Ralali.com sekitar Rp 5 juta per hari atau Rp150 juta perbulan.

Chief Operating Officer Ralali Alexander Lukman mengapresiasi, Maman sebagai seller sekaligus buyer yang telah mendapat solusi yang dibutuhkan secara lengkap di dalam platform Ralali.com.

“Kisah sukses Pak Maman terus menjaga semangat kami untuk memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh UMKM se-Indonesia. Misi kami adalah memberikan kemudahan dalam pemenuhan akses kebutuhan usaha (sourcing), pengembangan usaha (scaling) dan penguatan usaha (sustaining). Kami senantiasa menghadirkan ekosistem digital dengan berbagai fitur terkini untuk menjadi solusi usaha pelaku UMKM," ungkapnya.

Sambung dia menerangkan, melalui Ralali.com, proses pemenuhan barang usaha (sourcing) lebih lengkap dan sesuai dengan kategori bisnis. Semua tersedia di dalam aplikasi, sebagaimana yang sudah dirasakan oleh Maman.

"Tidak berhenti disitu, usaha pelaku ritel seperti Pak Maman juga makin berkembang (scaling) karena melalui Ralali.com, produk usaha dapat dijangkau lebih banyak orang. Usaha dapat terus jalan karena dipermudah dengan ketersediaan akses pembiayaan usaha yang merupakan bagian dari misi Ralali.com yaitu sustaining,” ujar Alex.

Guna mengoptimalkan layanan, Ia mengungkapkan Ralali mengakomodir distribusi logistik ke seluruh pembeli atau Sahabat Ralali.com dengan Ralali Kargo, dengan durasi pengiriman maksimal 3 hari. Selain itu, tantangan modal usaha dapat dijawab dengan pembiayaan melalui finansial teknologi Ralali.com yang dapat dirasakan manfaatkan dalam 5 hari kerja dengan bunga lebih rendah mencapai 1,3%.

Proses pendaftaran untuk akses pembiayaan usaha hanya dengan klik menu keuangan di aplikasi Ralali, lalu melakukan pengajuan pinjaman, mengisi syarat yang tertera setelah itu tim Ralali.com dan partner akan melakukan proses verifikasi. Alex menambahkan, “Pembiayaan usaha melalui Ralali.com lebih tepat sasaran karena diwujudkan dalam bentuk transaksi kebutuhan usaha atau pemenuhan produk usaha di Ralali.com.”
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak