alexametrics

Terjebak Macet 30 Menit, Presiden Jokowi: Ibu Kota Harus Pindah

loading...
Terjebak Macet 30 Menit, Presiden Jokowi: Ibu Kota Harus Pindah
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengeluhkan macetnya Jakarta yang dihadapinya pada hari ini saat hendak menghadiri pertemuan tahunan Bank Indonesia (BI) di Hotel Rafles Kuningan. Foto/Rina Anggraeni
A+ A-
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengeluhkan macetnya Jakarta yang dihadapinya pada hari ini saat hendak menghadiri pertemuan tahunan Bank Indonesia (BI) di Hotel Rafles Kuningan, Jakarta. Kemacetan tersebut diterangkan olehnya menjadi salah satu alasan kenapa Ibu Kota harus pindah.

Dalam sambutannya, Jokowi mengaku terjebak macet dan bahkan sempat mengalami stuck selama kurang lebih 30 menit. “Tadi ke sini macet setengah jam berhenti, betul,” ujar Jokowi di, di Hotel Rafles, Jakrata, Kamis (28/11/2019).

Dia melanjutkan, kemacetan ini juga lah yang membuat dirinya berfikir untuk memindahkan ibu kota negara dari Jakarta menuju Kalimantan Timur. Karena menurutnya, beban Jakarta untuk menjadi pusat pemerintahan dan bisnis sudah terlalu berat. “Itulah kenapa Ibu kota negara dipindah,” ucapnya.



Namun menurutnya alasan pemindahan Ibu Kota dari Jakarta, bukan saja karena kemacetan. Poin lainnya terang dia adalah bertujuan melakukan pemerataan ekonomi dan pembangunan agar tidak terpusat di pulau Jawa saja.

Jokowi menambahkan, dengan Ibu Kota pindah ke Kalimantam maka pemerintah juga akan mudah mengawasi daerah-daerah lainnya. Pasalnya letak Kalimatan Timur sendiri secara geografis berada di tengah-tengah. “Dan karena alasan-alasan yang banyak lainnya (untuk memindahakan ibu kota),” ungkap mantan Gubernur DKI Jakarta itu.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak