alexametrics

Rupiah Akhir Pekan Diprediksi Bergerak di Kisaran Rp14.050-Rp14.100/USD

loading...
Rupiah Akhir Pekan Diprediksi Bergerak di Kisaran Rp14.050-Rp14.100/USD
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan akhir pekan diperkirakan bakal bergerak cenderung tertahan di tengah ketidakpastian negosiasi perdagangan AS-China. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan akhir pekan diperkirakan bakal bergerak cenderung tertahan di tengah ketidakpastian negosiasi perdagangan antara AS dan China. Ketidakpastian hasil negosiasi dagang membuat rupiah belum bisa bangkit, begitu juga dengan mata uang negara-negara berkembang.

"Tapi pasar khawatir mengenai hasilnya setelah reaksi keras Tiongkok terhadap RUU HAM Hongkong yang disetujui oleh Presiden Donald Trump," ujar Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra di Jakarta, Jumat (29/11/2019).

Sambung dia menambahkan, apabila belum ada perkembangan berarti dari negosiasi dagang maka kemungkinan kurs rupiah masih akan stagnan hari ini. "Rupiah bergerak di kisaran yang sama Rp14.050 hingga Rp14.100 per USD," jelasnya.



Sebelumnya pada perdagangan, Kamis kemarin kurs rupiah bergerak mendatar atau cenderung stagnan dari sesi sebelumnya. Laju merayap mata uang Garuda mengiringi peningkatan Yen Jepang yang dinilai sebagai mata uang safe haven setelah Presiden AS Donald Trump mendukung aksi unjuk rasa anti-pemerintah di Hong Kong.

Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah tidak beranjak dari level Rp14.090/USD atau tidak berubah dari sesi penutupan, Rabu kemarin. Pergerakan harian rupiah pada perdagangan hari ini berada pada kisaran Rp14.080 hingga Rp14.099 per USD.

Menurut kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan pada zona merah usai jatuh ke posisi Rp14.099 per USD untuk mengakhiri perdagangan dengan lanjutan tren negatif. Posisi ini memperlihatkan rupiah terus loyo usai kemarin berada di Rp14.096/USD.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak