alexametrics

IHSG Diprediksi Kembali Menguat, Mainkan 8 Saham Ini

loading...
IHSG Diprediksi Kembali Menguat, Mainkan 8 Saham Ini
IHSG pada Senin ini diprediksi melanjutkan penguatan. Foto/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada awal pekan ini diprediksi kembali menguat. Jumat pekan lewat, IHSG ditutup bertambah 58,77 poin atau 0,99% untuk parkir ke level 6.011,83.

Analis dari Reliance Sekuritas, Nafan Aji Gusta Utama, mengatakan MACD telah membentuk area negatif. Sementara itu, Stochastic dan RSI mulai bergerak ke atas di area netral.

"Di sisi lain, terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi penguatan lanjutan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke area resistance," ujar Nafan Aji di Jakarta, Senin (2/12/2019).



Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut:

1. ADRO

Bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi beli" pada level 1210-1240, dengan target harga secara bertahap di level 1295, 1370, 1470, 1700 dan 1930. Support: 1185 dan 1120.

2. ANTM

Terlihat pola bullish doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. "Akumulasi beli" pada area level 800-820, dengan target harga secara bertahap di level 795, 845, 915, 1075 dan 1235. Support: 715 dan 670.

3. AUTO
Terlihat pola bullish harami candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. "Akumulasi beli" pada area level 1180-1200, dengan target harga secara bertahap di level 1250 dan 1335. Support: 1150.

4. GIAA

Terlihat pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. "Akumulasi beli" pada area level 482-498, dengan target harga secara bertahap di level 540, 640 dan 724. Support: 470 dan 450.

5. JSMR

Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish engulfing line candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. "Akumulasi beli" pada area level 4540-4940, dengan target harga secara bertahap di level level 5275, 6025 dan 6750. Support: 4540 dan 4360.

6. SMGR

Terlihat pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. "Akumulasi beli" pada area level 11300-11500, dengan target harga secara bertahap di level 11850, 12400, 13125 dan 13850. Support: 11300 dan 10950.

7. UNTR
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish homing pigeon candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. "Akumulasi beli" pada area 20900-21000, dengan target harga secara bertahap di 21400, 21850, 23775, 25700 dan 27625. Support: 20825 dan 19925.

8. WEGE

Terlihat pola inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. "Akumulasi beli" pada area level 256-260, dengan target harga secara bertahap di level 274 dan 316. Support: 236.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak