alexametrics

Jamkrindo Targetkan Perolehan Laba Rp751 Miliar di 2020

loading...
Jamkrindo Targetkan Perolehan Laba Rp751 Miliar di 2020
Direktur Utama Perum Jamkrindo Randi Anto di acara Media Gathering Jamkrindo di Bogor, Minggu (1/12/2019). Foto/Rina Anggraeni
A+ A-
BOGOR - Perusahaan Umum (Perum) Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) mencatat kinerja yang cukup baik di 2019 di mana volume penjaminan kredit dari Januari sampai Oktober mencapai Rp177,99 triliun. Itu terdiri dari Kredit Usaha Rakyat (KUR) mencapai Rp52,88 triliun dan non-KUR mencapai Rp125 triliun.

Direktur Utama Perum Jamkrindo Randi Anto mengatakan volume penjaminan kredit ini naik dibandingkan tahun lalu yang mencapai 19,19%. "Kenaikan voulme penjaminan kredit kita cukup baik yang mana sampai Oktober itu sudah mencapai 97% dari Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2019," papar Randi di acara "Media Gathering Jamkrindo" di Bogor, Minggu (1/12/2019).

Selanjutnya, kata dia, Jamkrindo menargetkan perolehan laba untuk tahun 2020 mencapai Rp751 miliar. Hal itu dengan proyeksi volume penjamin kredit akan mencapai Rp231,5 triliun, dengan KUR mencapai Rp95 triliun.



Pada kesempatan itu, Randi mengatakan bahwa Perum Jamkrindo juga telah menandatangani kesepakatan bersama dengan Pemerintah Kabupaten Sukabumi tentang peningkatan perekonomian masyarakat berbasis kampanye anti sampah plastik di Ciletuh Palabuhanratu Unesco Global Geopark.

Melalui serangkaian kegiatan yang dimulai dari peningkatan kesadaran masyarakat mengenai perlunya menangani sampah plastik, perekonomian masyarakat di kawasan Geopark Ciletuh Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, diharapkan bisa meningkat.

Perum Jamkrindo memilih kawasan Geopark Ciletuh Palabuhanratu sebagai tempat pelaksanaan rangkaian kegiatan pemberdayaan masyarakat karena kawasan tersebut memiliki potensi yang besar, namun juga memerlukan kolaborasi banyak pihak untuk mengembangkannya.
(fjo)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak