alexametrics

IHSG Bakal Balik Menguat, Pilih 6 Saham Ini

loading...
IHSG Bakal Balik Menguat, Pilih 6 Saham Ini
IHSG pada Kamis ini diprediksi berbalik menguat. Foto/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini diprediksi bergerak rebound alias berbalik menguat. Rabu kemarin, IHSG ditutup melemah 21,02 poin atau 0,34% menjadi 6.112,88.

Analis dari Reliance Sekuritas, Nafan Aji Gusta Utama, mengatakan MACD telah membentuk area negatif. Sementara itu, Stochastic dan RSI mulai menuju ke area netral.

"Stochastic dan RSI bergerak terhadap area netral. Di sisi lain, terlihat pola hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi penguatan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke area resistance," ujar Nafan Aji di Jakarta, Kamis (5/12/2019).



Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut:

1. ACES

Terlihat pola tweezer bottom candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. "Akumulasi beli" pada area level 1510-1530, dengan target harga secara bertahap di level 1550, 1575, 1600 dan 1700. Support: 1510 dan 1450.

2. ASII
Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 10 sehingga peluang terjadinya penguatan kedepan terbuka lebar. "Akumulasi beli" pada area level 6350-6550, dengan target harga secara bertahap di level 6600, 6925, 7250 dan 7600. Support: 6250.

3. ASRI
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi beli" pada level 230-238, dengan target harga secara bertahap di level 254, 266, 274 dan 308.

4. BBNI
Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 10 sehingga peluang terjadinya penguatan kedepan terbuka lebar. "Akumulasi beli" pada area 7350-7450, dengan target harga di level 7650, 8075, 8250 dan 8625. Support: 7000.

5. ERAA

Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi beli" pada area level 1400-1420, dengan target harga secara bertahap di level 1760 dan 2160. Support: 1390.

6. JPFA
Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 120 sehingga peluang terjadinya penguatan kedepan terbuka lebar. "Akumulasi beli" pada area level 1590-1600, dengan target harga secara bertahap di level 1655, 1780 dan 1910. Support: 1560 dan 1525.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak