alexametrics

Kemenhub Pastikan Pembangunan MRT Fase II Selesai 2024

loading...
Kemenhub Pastikan Pembangunan MRT Fase II Selesai 2024
PT Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta akan memulai pembangunan Fase II Bundaran HI-Jakarta Kota pada Maret 2020 mendatang. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dalam hal ini Direktorat Jendral Perkeratapian menegaskan akan terus mempercepat pembangunan Mass Rapid Transit (MRT). Hal ini seiring manfaat dari keberadaan MRT sebagai transportasi massal yang cukup diminati masyarakat.

Dirjen Perkeretaapian Zulkifli mengatakan, pembangunan MRT tahap kedua akan selesai pada 2024. Adapun pengerjaan rute fase II untuk rute Bundaran HI sampai Jakarta Kota sedang dilakukan.

"Kelanjutan dari Bundaran HI sampai Sarinah sudah ditender. Target kita 2024 sampai ke Jakarta Kota bisa beroperasi," ujar Zulkifli di kantor Kemenhub, Jakarta, Kamis (5/12/2019).



Saat ini MRT sudah banyak dilirik oleh masyarakat sebagai sarana transportasi bebas macet di ibukota. Hal ini terlihat dari jumlah pengguna MRT yang semakin meningkat setiap harinya.

"Untuk MRT tahap 1 sudah beroperasi dan kurang dari 8 bulan penumpangnya tinggi. Dari target 65.000, sekarang bisa 100.000 per hari," jelasnya.

Sebagai informasi, PT Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta akan memulai pembangunan Fase II Bundaran HI-Jakarta Kota pada Maret 2020 mendatang. Pembangunan Fase II ini dinilai lebih rumit dibandingkan Fase I Lebak Bulus-Bundaran HI.

Fase II MRT Bundaran HI-Jakarta Kota memiliki rute sepanjang 5,8 kilometer dengan tujuh stasiun yang semuanya berada di bawah tanah. Ketujuh stasiun bawah tanah tersebut yakni, Sarinah, Monas, Harmoni, Sawah Besar, Mangga Besar, Glodok, dan Kota.

Meski tak sepanjang MRT Lebak Bulus-Bundaran HI yang memiliki rute sepanjang 15,7 kilometer dengan 13 stasiun, William menjelaskan, pembangunan MRT Fase II lebih rumit dan memiliki kendala lebih banyak.
(ind)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak