alexametrics

IHSG Diprediksi Lanjut Menguat, Mainkan 6 Saham Ini

loading...
IHSG Diprediksi Lanjut Menguat, Mainkan 6 Saham Ini
IHSG pada Jumat ini diprediksi melanjutkan tren penguatan. Foto/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir pekan ini diprediksi melanjutkan penguatan atau reli. Kamis kemarin, IHSG ditutup menguat 39,24 poin atau 0,64% ke level 6.152,12.

Analis dari Reliance Sekuritas, Nafan Aji Gusta Utama, mengatakan MACD telah membentuk area negatif. Sementara itu, Stochastic dan RSI mulai menunjukkan sinyal positif.

"Di sisi lain, IHSG terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi bullish continuation sehingga berpeluang menuju ke area resistance," ujar Nafan Aji di Jakarta, Jumat (6/12/2019).



Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut:

1. BBNI

Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi beli" pada area 7350-7450, dengan target harga di level 7650, 8075, 8250 dan 8625. Support: 7000.

2. BSDE

Terlihat pola tweezer bottom candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. "Akumulasi beli" pada area level 1210-1230, dengan target harga secara bertahap di level 1265, 1310, 1500, 1690 and 1880. Support: 1210 dan 1120.

3. CTRA

Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi beli" pada area level 980-990, dengan target harga secara bertahap di level 1020, 1065, 1125, 1260 dan 1395. Support: 960 dan 920.

4. GIAA
Terlihat pola inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. "Akumulasi beli" pada area level 482-498, dengan target harga secara bertahap di level 540, 640 dan 725. Support: 470 dan 450.

5. JPFA
Terlihat pola inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. "Akumulasi beli" pada area level 1580-1590, dengan target harga secara bertahap di level 1655, 1780 dan 1910. Support: 1560 dan 1525.

6. UNTR
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. "Akumulasi beli" pada area 20700-20900, dengan target harga secara bertahap di 21400, 21850, 23775, 25700 dan 27625. Support: 19925.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak