alexametrics

Pengguna Aplikasi KAI Access Capai 3,8 Juta Akun

loading...
Pengguna Aplikasi KAI Access Capai 3,8 Juta Akun
KAI Access menggelar acara KAI Access Live On Radio, di Loko Cafe, Stasiun Bandung, Jumat (6/12/2019). Foto/SINDOnews/Arif Budianto
A+ A-
BANDUNG - PT Kereta Api Indonesia (KAI) terus meningkatkan penetrasi penggunaan aplikasi KAI Access kepada para pengguna kereta api. E-Commerce Business Development Riko Oktora mengatakan, pertumbuhan pengguna KAI Access saat ini terus meningkat mencapai 3,8 juta account. Dari jumlah itu, mayoritas pengakses adalah pengguna kereta api lokal.

"Pertumbuhan pengguna KAI Access sangat pesat, terutama setelah pemesanan kereta api lokal harus mengunakan aplikasi ini. Sekitar 2 juta account adalah pengguna aktif," jelas dia pada acara KAI Access Live On Radio di Loko Cafe, Stasiun Bandung, Jumat (6/12/2019).

Menurut dia, saat ini pihaknya terus memperbesar penetrasi penggunaan aplikasi ini dengan membidik kalangan milenial. Seperti pada acara kali ini, KAI menghadirkan Brisia Jodhie dan Malik & D'Esensial yang diharapkan meningkatkan pengguna KAI Access dari golongan muda.



Jhody Febrianto yang juga dari E Commerce Business Development PT KAI mengatakan, perseroan terus berbenah dalam hal optimalisasi Aplikasi KAI Access dengan mengusung tampilan baru yang lebih fresh serta mudah di gunakan mengenalkan fitur baru.

Antara lain fitur E-Boarding Pass yang memudahkan pelanggan tanpa harus melakukan cetak boarding pass. Proses pembatalan serta perubahan jadwal mampu dilakukan secara online melalui aplikasi KAI Access.

Kehadiran bagasi sepeda menjadi hal terbaru juga yang dihadirkan Aplikasi KAI Access dalam waktu dekat, diharapkan mampu menjadi pemicu kepada pelanggan setia kereta api untuk melakukan gaya hidup sehat saat bepergian. "Berbagai kemudahan itu diharapkan memberi efisiensi waktu sehingga mampu memikat para milenial," imbuh dia.
(ind)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak