alexametrics

Hadapi Era Digital, Ini Transformasi yang Disiapkan Bank Mandiri

loading...
Hadapi Era Digital, Ini Transformasi yang Disiapkan Bank Mandiri
Gedung Bank Mandiri. Foto/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Direktur Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Royke Tumilaar mengatakan era digital merupakan era yang diantisipasi oleh Bank Mandiri untuk melakukan transformasi. Royke menambahkan transformasi ini tidak akan dilakukan secara terburu-buru.

"Kami harus bertransformasi ke arah digital banking, kalau tidak, Bank Mandiri akan pelan-pelan menghilang. Namun tidak serta merta harus dilakukan secara terburu-buru. Kami harus melihat sektor apa yang perlu ditransformasi ke arah digital, untuk kemudian disusun prioritasnya. Entah kartu kredit, tabungan, deposito, tidak harus semuanya di-switch ke arah digital," terang Royke di Jakarta, Senin (9/12/2019).

Royke menambahkan mau tidak mau, kedepannya era digital ini akan menjadi kebutuhan. "Kami akan melakukan kolaborasi wholesale dan retail, transformasi digital, dan kami akan melihat perkembangan ekonomi di commercial banking dan SMEs (UKM)."



Ia mengatakan, untuk tahap awal, Bank Mandiri akan pelan-pelan melakukan transformasi di wholesale banking. Royke juga menekankan pentingnya melihat kesiapan nasabah, karena butuh investasi besar dalam melakukan transformasi ini.

"Dalam retail, sudah banyak bank yang melakukan shifting ke digital. Sebenarnya dampak shifting ini bisa kita rasakan. Dulu Bank Mandiri bisa membuka hingga 50-70 cabang per tahunnya, namun setelah shifting kebutuhan digital, sekarang pembukaan kantor cabang sudah tidak sebanyak yang dulu," tutur Royke.

Ia mengatakan bahwa kontribusi pertumbuhan kredit perbankan Bank Mandiri tidak akan sebesar yang sebelum-sebelumnya.

"Rencana strategi Mandiri kedepan lebih mengarah ke transaction banking yang berfokus di fee-based income. Mandiri Sekuritas juga akan lebih erat dengan Bank Mandiri dengan diangkatnya pak Silvano sebagai Direktur Keuangan. Kami memang ingin menumbuhkan fee based income kedepan karena revenuenya akan lebih kuat dan sustained," ungkap Royke.

Direktur Treasury dan International Banking Bank Mandiri Darmawan Junaidi menambahkan Bank Mandiri tidak akan meninggalkan rencananya untuk berekspansi ke negara-negara di Asia Tenggara.

"Di Filipina, kami berencana melakukan akuisisi, sementara di Vietnam dan Malaysia, kami akan melakukan establishment atau pembangunan baru. Ini masih kajian, belum final, tapi kami melihat bahwa peluangnya cukup baik," tutur Darmawan.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak