alexametrics

PLN UIW P2B Kebut Kesiapan Kelistrikan untuk PON XX

loading...
PLN UIW P2B Kebut Kesiapan Kelistrikan untuk PON XX
Penandatanganan Kontrak Harga Satuan (KHS) antara PLN UIW P2B dengan 5 mitra kerjanya di kantor PLN UIW P2B, Senin (9/12/2019). Foto/Ist
A+ A-
JAKARTA - Selaras dengan komitmen dalam mendukung kegiatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Tahun 2020, PLN Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat (PLN UIW P2B) berupaya mempercepat persiapan kelistrikan yang dibutuhkan untuk kegiatan tersebut.

Dalam hal ini, PLN UIW P2B melakukan penandatanganan Kontrak Harga Satuan (KHS) terkait pembangunan, rehabilitasi, perbaikan dan penyempurnaan konstruksi jaringan distribusi, gardu distribusi serta kubikel untuk mendukung mutu dan keandalan PON XX di Provinsi Papua.

Kegiatan tersebut dilakukan di Kantor PLN Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat yang dihadiri oleh lima mitra kerja, yaitu DPD Akli Papua, Aklindo Papua, Pakklindo Papua, Aklindo Timika dan PT Daya Utama Papua Selatan.



Dalam perjanjian tersebut PLN dan mitra kerja akan bekerja sama terkait dengan pekerjaan kelistrikan yang dibutuhkan di Papua, khususnya dalam penyelenggaraan PON Tahun 2020. Kesepakatan tersebut meliputi kegiatan pekerjaan, proses pembuatan Surat Pesanan Barang/Jasa (SPBJ), spesifikasi teknis pekerjaan hingga pengawasan pekerjaan di lapangan.

General Manager Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat JA Ari Dartomo menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu langkah untuk menyukseskan kegiatan PON XX yang akan digelar tahun depan. Selain itu, kontrak berjangka waktu satu tahun ini dianggap akan mempercepat penyelesaian persiapan PON XX dalam hal kelistrikan.

"Ini adalah salah satu langkah efisiensi waktu dalam mempermudah berbagai tahapan pekerjaan serta pengambilan keputusan yang akan kita lakukan untuk kegiatan PON 2020. Kesepakatan yang telah dilakukan akan berimbas pada kualitas serta hasil kinerja yang dilakukan di lapangan," ungkap Ari melalui keterangan tertulisnya, Selasa (10/12/2019).

Di sisi lain Ari juga mengingatkan bahwa selain pekerjaan dilakukan dengan maksimal, keselamatan dan keamanan pekerja di lapangan harus diperhatikan. Menurutnya keselamatan adalah nomor satu dalam kelancaran persiapan kegiatan.

Penandatanganan KHS ini merupakan langkah cepat PLN untuk memastikan persiapan PON XX di sisi kelistrikan dapat siap tepat waktu. Hal ini tentunya akan membantu pekerjaan menjadi lebih mudah karena nantinya pekerjaan dapat dilakukan oleh banyak pihak.

Masih dalam rangka mendukung PON XX, Pembangkit Listrik Tenaga Mesin dan Gas (PLTMG) Jayapura Peaker kini mulai memasok kebutuhan listrik Kota Jayapura, seusai sukses melakukan serangkaian tahap pengetesan mesin dan perangkat penunjangnya.

Sebelumnya, PLN Unit Induk Pembangunan (UIP) Papua berhasil melakukan sinkronisasi PLTMG terhadap sistem transmisi 150 kilo Volt (kV) yang membentang dari Holtekamp ke Skyline. Sejauh ini tiga dari lima mesin PLTMG Jayapura Peaker yang terletak di Kampung Holtekamp, Distrik Muara Tami, telah beroperasi penuh.

PLTMG Jayapura Peaker berkapasitas 40 Megawatt (MW) dan menjadi PLTMG kedua di Kota Jayapura setelah PLTMG Mobile Power Plant (MPP) 50 MW yang diresmikan Presiden Joko Widodo pada 2017 lalu.

Seiring dengan beroperasinya PLTMG Jayapura Peaker, PLN berharap dapat menopang kebutuhan listrik yang meningkat menjelang Natal dan Tahun Baru.

Peningkatan keandalan kelistrikan di Kota Jayapura menjadi salah satu fokus PLN guna mendukung pelaksanaan PON XX 2020 yang untuk pertama kalinya diadakan di Papua.

PLTMG Jayapura Peaker merupakan bagian dari Program 35.000 MW yang dicanangkan oleh pemerintah beberapa tahun lalu dan sampai saat ini telah berjalan sesuai dengan rencana. Sementara itu rasio elektrifikasi PLN secara nasional juga semakin meningkat bahkan jauh melampaui target. Dari target nasional sebesar 97,5% PLN telah berhasil mencapai kenaikan rasio sebesar 98,83 % hingga bulan Juni 2019 ini.
(fjo)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak