alexametrics

BI Menaksir Pertumbuhan Kredit Tahun Ini Hanya 8%

loading...
BI Menaksir Pertumbuhan Kredit Tahun Ini Hanya 8%
Logo Bank Indonesia. Foto/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) menaksir pertumbuhan kredit perbankan sepanjang tahun ini hanya tumbuh 8%. Angka ini jauh lebih rendah ketimbang pertumbuhan kredit sepanjang 2018 yang mencapai double digit, yaitu 12,88%.

Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter BI, Endy Dwi Tjahjono, menerangkan penurunan kredit ini seiring dengan pembiayaan luar negeri yang melambat.

Kondisi ini ditambah dengan permintaan kredit korporasi yang belum kuat. Indikator berbagai aktivitas termasuk impor, bahan baku dan modal juga turun.



"Tanda-tanda melemahnya pertumbuhan kredit sudah terlihat pada kuartal III 2019," ujarnya, Rabu (10/12/2019). Dalam laporan Tinjauan Kebijakan Moneter (TKM) Bank Indonesia, penyaluran kredit oleh perbankan pada kuartal III 2019 tumbuh 7,89% secara tahunan (yoy), melambat ketimbang kuartal sebelumnya sebesar 9,92% (yoy).

Hal ini semakin diperkuat dengan tingkat konsumsi rumah tangga yang tercatat mengalami perlambatan. Padahal, konsumsi rumah tangga memberikan kontribusi hampir 57% terhadap produk domestik bruto (PDB).

Pada kuartal III 2019, konsumsi rumah tangga tercatat tumbuh 5,01%, melambat dibandingkan kuartal II 2019 yang tumbuh 5,17%. Pada kuartal IV 2019, BI memperkirakan konsumsi rumah tangga tumbuh 5,02%.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak