alexametrics

Pelibatan Swasta Bangun Infrastruktur Gairahkan Pengusaha Lokal

loading...
Pelibatan Swasta Bangun Infrastruktur Gairahkan Pengusaha Lokal
Pelibatan swasta dalam membangun infrastruktur diyakini akan menggairahkan pengusaha-pengusaha lokal. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk melibatkan pihak swasta dalam pembangunan infrastruktur selama lima tahun ke depan diapresiasi DPR. Kebijakan itu diyakini memberikan gairah bagi pengusaha-pengusaha lokal di berbagai daerah.

"Tentunya ini harus kita apresiasi sebagai bagian dari upaya untuk menggairahkan peran swasta, terutama pengusaha-pengusaha lokal di daerah," ujar anggota Komisi V Irwan di Jakarta, Rabu (11/12/2019).

Irwan berharap bahwa apa yang disampaikan Jokowi tersebut benar-benar terealisasi di lapangan. Dengan begitu, pembangunan infrastruktur di Indonesia benar-benar melibatkan semua kemampuan anak bangsa dan membentuk sinergitas antara BUMN dan swasta.



Di bagian lain, politisi Demokrat ini juga menyoroti pernyataan Jokowi bahwa BUMN beserta anak-cucunya mendominasi pembangunan infrastruktur selama lima tahun terakhir. Menurut dia, pernyataan itu menunjukkan bahwa memang ada nepotisme yang memungkinkan BUMN dan turunannya menguasai pembangunan infrastruktur sehingga mematikan banyak pengusaha swasta di daerah. "Parahnya lagi pekerjaan BUMN itu malah banyak menggunakan tenaga kerja asing, bukan tenaga kerja lokal," kata Irwan.

Semestinya, sambung dia, sejak awal Jokowi dilantik pada periode pertama langsung menyerukan sinergitas pembangunan infrastruktur antara BUMN dan swasta. Dengan begitu, akan lebih banyak yang bisa diselamatkan, salah satunya membantu pertumbuhan ekonomi. "Akan banyak yang diselamatkan dan tentunya pertumbuhan ekonomi kita nggak mentok di angka 5% seperti sekarang ini," ucapnya.

Namun demikian, Irwan tetap menyambut positif dan mengapresiasi kebijakan baru Jokowi tersebut. Dengan kebijakan yang adil seperti itu, kata dia, peran swasta dan pengusaha-pengusaha lokal akan semakin besar.
(fjo)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak