alexametrics

Produk UKM Mulai Diekspor Lewat PLB e-Commerce

loading...
Produk UKM Mulai Diekspor Lewat PLB e-Commerce
Produk UKM mulai diekspor lewat PLB e-commerce. Foto/Dok.PT Uniair Indotama Cargo
A+ A-
JAKARTA - PT Uniair Indotama Cargo (UIC) yang merupakan pengelola PLB e-commerce sebuah platform niaga daring, akan melakukan pengapalan pertama menggunakan fasilitas terhadap produk-produk Usaha Kecil Menengah (UKM) yang akan diekspor.

Presiden Direktur UIC, Lisa Juliawati, mengatakan pertengahan bulan ini, produk-produk milik UKM yang siap ekspor akan mulai masuk ke gudang PLB e-commerce di kawasan berikat Marunda Centre, Jakarta Utara.

"Setelah itu, kami akan tutup kontainer dan rencananya kapal akan segera berangkat ke China. Setibanya barang-barang tersebut, maka produk-produk tersebut akan dimasukkan ke gudang PLB e-commerce di sana," ujar Lisa dalam keterangan tertulisnya, Rabu (11/12/2019).



Selain China, negara-negara tujuan ekspor lainnya adalah Singapura, Malaysia, Rusia hingga Amerika Serikat. Saat ini, sejumlah produk yang cukup diminati di pasar China adalah makanan ringan (snack), kopi, biskuit, dan produk perawatan rambut.

Indonesia menurut Lisa, jangan sampai kalah bersaing dengan negara lain yang sudah sejak lama memanfaatkan fasilitas gudang berikat PLB e-commerce. Data Kementerian Perdagangan menyebutkan, saat ini transaksi Gross Merchandise Value (GMV) e-commerce Indonesia mencapai USD21 miliar. Diperkirakan nilainya meningkat menjadi USD82 miliar pada 2025.

Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kemendag, Suhanto, mengatakan, saat ini dari total 62 juta UKM di Indonesia, baru 14% yang melakukan ekspor. Untuk itu, pihaknya sudah menugaskan dua BUMN yakni PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) dan PT Sarinah (Persero) sebagai fasilitator yang akan mengumpulkan semua produk yang siap diekspor, termasuk produk milik IKM, dalam sistem yang dinamakan PLB e-commerce Distribution Centre (EDC).

"Karena jika pesanan sudah muncul dengan sistem online maka tidak akan butuh waktu lama untuk menjual barangnya, karena barang dimaksud sudah tersedia di gudang berikat," sebutnya.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak