alexametrics

Perkuat Sinergi, Bea Cukai Beri Warning Bagi Penyelundup

loading...
Perkuat Sinergi, Bea Cukai Beri Warning Bagi Penyelundup
Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) terus memperkuat sinergi bersama dengan Kepolisian, Kejaksaan Agung, dan Kementerian Perhubungan dalam menggagalkan berbagai upaya penyelundupan. Foto/Dok
A+ A-
JAKARTA - Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) terus memperkuat sinergi bersama dengan Kepolisian, Kejaksaan Agung, dan Kementerian Perhubungan dalam menggagalkan berbagai upaya penyelundupan. Dirjen Bea Cukai Heru Pambudi mengatakan, sinergi tersebut berupa pengembangan informasi dari masing-masing pihak yang kemudian dapat dilanjutkan tindakan dari investigasi sebelumnya bagi para pelaku penyelundupan.

“Udah bareng-bareng. Jadi pengecekannya itu hulu hilir. Setiap informasi dikembangkan, kemudian kita bisa antisipasi di pelabuhan. Jadi dari 1 case kita bisa kembangkan dan dilanjutkan. Data kan di kita, waktu mereka datang kita tinggal tunggu aja. Ada kemungkinan mereka nyelundup lagi akan kita tunggu, ya sudah kita tangkap saja,” ujarnya di Kementerian Perdagangan Jakarta, Rabu (18/12/2019).

Sambung dia menambahkan, dirinya berharap sinergi ini dapat membuat para pelaku penyelundup kapok dan segera menghentikan kegiatan bisnis ilegalnya. “Saya kira dengan mengumumkan sinergi, meskipun sebelumnya sudah jalan. Kita berharap masyarakat bisa lebih waspada lagi. Masyarakat bisa memberikan informasi kepada kita dan pelaku penyelundupan, saya kira ini warning pada mereka. Ngga usah diterus-terusin. Saya tangkap,” tutupnya.



Sebagai informasi, Kementerian Keuangan dalam hal ini Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) bersinergi dengan Kepolisian Republik Indonesia,TNI, dan Kejaksaan menggagalkan penyelundupan puluhan mobil dan motor mewah ke Indonesia.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani membeberkan, hingga tahun 2019 kerugian negara akibat dari kasus penyelundupan barang mewah mobil dan motor diperkirakan mencapai Rp647,5 miliar. Data Bea Cukai mencatat, keseluruhan nilai barang yang diselundupkan mencapai Rp312,92 miliar untuk mobil dan Rp10,83 miliar untuk motor.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak