Rupiah Sepekan Menguat Jelang Pelantikan Prabowo-Gibran
Sabtu, 19 Oktober 2024 - 16:44 WIB
loading...
Nilai tukar rupiah pada sepekan perdagangan 14-18 Oktober 2024 bergerak menguat signifikan terhadap dolar AS. FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar (kurs) rupiah pada sepekan perdagangan 14-18 Oktober 2024 bergerak menguat signifikan terhadap mata uang dolar Amerika Serikat (AS).
Mengutip data Bloomberg, Sabtu (19/10/2024), rupiah spot pekan ini ditutup menguat 0,17 persen pada level Rp15.481 per dolar AS. Kemudian, dalam sepekan rupiah juga menguat 0,54 persen dibandingkan penutupan di awal pekan lalu.
Sementara itu, rupiah Jisdor Bank Indonesia (BI) dalam sepekan juga menguat 0,73 persen dan ditutup pada level Rp15.466 per dolar AS.
Baca Juga: Mulai Berdatangan, 33 Kepala Negara Bakal Hadiri Pelantikan Prabowo-Gibran Besok
Meski begitu, penguatan rupiah yang terjadi dalam sehari terakhir ini seiring dengan pelemahan indeks dolar AS (DXY) yang terkoreksi 0,11 persen ke posisi 102,58, setelah sebelumnya mencapai level tertinggi dalam lebih dari sebulan terakhir.
DXY sebelumnya sudah sembilan hari beruntun ditutup hijau dan menjadi penekan rupiah sejak awal bulan akibat penambahan jumlah pekerjaan AS yang lebih banyak dari ekspektasi dan penurunan tingkat pengangguran di sana.
Mengutip data Bloomberg, Sabtu (19/10/2024), rupiah spot pekan ini ditutup menguat 0,17 persen pada level Rp15.481 per dolar AS. Kemudian, dalam sepekan rupiah juga menguat 0,54 persen dibandingkan penutupan di awal pekan lalu.
Sementara itu, rupiah Jisdor Bank Indonesia (BI) dalam sepekan juga menguat 0,73 persen dan ditutup pada level Rp15.466 per dolar AS.
Baca Juga: Mulai Berdatangan, 33 Kepala Negara Bakal Hadiri Pelantikan Prabowo-Gibran Besok
Meski begitu, penguatan rupiah yang terjadi dalam sehari terakhir ini seiring dengan pelemahan indeks dolar AS (DXY) yang terkoreksi 0,11 persen ke posisi 102,58, setelah sebelumnya mencapai level tertinggi dalam lebih dari sebulan terakhir.
DXY sebelumnya sudah sembilan hari beruntun ditutup hijau dan menjadi penekan rupiah sejak awal bulan akibat penambahan jumlah pekerjaan AS yang lebih banyak dari ekspektasi dan penurunan tingkat pengangguran di sana.
Lihat Juga :