Lepas Jabatan Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono Bakal Lanjutkan Tugas Pimpin Otorita IKN
Senin, 21 Oktober 2024 - 20:02 WIB
loading...
Usai melepas jabatan Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono mengaku telah diminta oleh Presiden Prabowo Subianto untuk menjabat sebagai Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN). Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Basuki Hadimuljono mengaku telah diminta oleh Presiden Prabowo Subianto untuk menjabat sebagai Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) . Hal ini disampaikan oleh Pak Bas -sapaan akrab Basuki Hadimuljono- saat menghadiri Serah Terima Jabatan (Sertijab) Menteri Pekerjaan Umum dan Menteri Perumahan dan Permukiman (Menteri PUPR) di Kementerian PUPR, Senin (21/10/2024).
"Ini bukan saya mendahului, tapi menurut pak Setneg, saya masih di IKN. Sekarang Plt. sudah berhenti, sekarang sedang diurus oleh pak Setneg. Sedang diurus oleh bapak-bapak Setneg yang lama maupun yang baru," kata Basuki.
Baca Juga: Ini Daftar Lengkap 20 Menteri Ekonomi Kabinet Merah Putih Prabowo-Gibran 2024-2029
Sebelumnya Basuki Hadimuljono mengisi posisi Plt. Kepala Otorita IKN. Pada kesempatan tersebut, Basuki mengatakan salah satu tugas yang diberikan oleh Presiden Prabowo adalah untuk mempercepat pembangunan IKN. Terutama untuk pemenuhan kantor lembaga Legislatif dan Yudikatif, serta melanjutkan pembangunan infrastruktur dasar.
"Waktu saya bertemu pak Prabowo, beliau menyampaikan, akan dipercepat, kalau sekarang yang sudah dibangun eksekutifnya, dalam 2 kedepan yudikatif dan legislatif sudah dibangun," tambah Basuki.
"Ini bukan saya mendahului, tapi menurut pak Setneg, saya masih di IKN. Sekarang Plt. sudah berhenti, sekarang sedang diurus oleh pak Setneg. Sedang diurus oleh bapak-bapak Setneg yang lama maupun yang baru," kata Basuki.
Baca Juga: Ini Daftar Lengkap 20 Menteri Ekonomi Kabinet Merah Putih Prabowo-Gibran 2024-2029
Sebelumnya Basuki Hadimuljono mengisi posisi Plt. Kepala Otorita IKN. Pada kesempatan tersebut, Basuki mengatakan salah satu tugas yang diberikan oleh Presiden Prabowo adalah untuk mempercepat pembangunan IKN. Terutama untuk pemenuhan kantor lembaga Legislatif dan Yudikatif, serta melanjutkan pembangunan infrastruktur dasar.
"Waktu saya bertemu pak Prabowo, beliau menyampaikan, akan dipercepat, kalau sekarang yang sudah dibangun eksekutifnya, dalam 2 kedepan yudikatif dan legislatif sudah dibangun," tambah Basuki.
Lihat Juga :